KULINER

Cari Buah Musiman di Pasar 16 Ilir

Sibernas.com, Palembang-Selain durian yang kini sudah mulai musim, buah duku jadi salah satu yang sangat dinantikan karena terbilang langka jika di kota besar seperti Palembang.

Duku dihasilkan di beberapa kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel) seperti Ogan Komering Ulu dan Muara Enim. Selain itu juga saat ini sudah mulai banyak pedagang rambutan juga mangga.

Namun yang lebih dinantikan yaitu buah duku. Saat sudah musim, di pasar maupun pinggiran jalan banyak yang berjualan. Tidak terkecuali di Pasar 16 Ilir, pusat ritel masyarakat Sumsel.

Di Pasar 16 Ilir, anda tidak hanya bisa menemukan pakaian, tas atau fashion lainnya, tapi juga ada buah musiman yang selalu dijajakan di depan gedung pasar.

Mereka berjualan dengan gerobak sederhana tapi dipastikan pendapatannya tidak sesederhana itu. Sebab, salah seorang pedagang, Amri mengatakan, satu hari bisa menjual setidaknya 50-70kg buah duku. Tidak hanya warga Palembang, tapi juga dari kabupaten tetangga yang kebetulan sedang berbelanja di Pasar 16.

“Sekarang pasar sudah ramai, karena harga masih mahal tapi lumayan pembelinya. 1Kg sekarang masih tinggi Rp25.000,” katanya, Minggu (21/11/2021).

Duku yang dijual di Pasar 16 Ilir asal dari OKU dan sering disebut Duku Komering karena buahnya yang terkenal besar-besar, biji kecil dan manis. Saat panen, para petani disana bisa mengirimkan berton-ton duku untuk dijual ke Palembang dan pulau jawa.

“Kalau mereka di jawa mengenalnya duku Palembang,” katanya.

Dalam beberapa pekan lagi, duku akan lebih banyak masuk ke pasaran dan harga akan lebih murah.

“Biasanya nanti lebih murah, karena buah sudah banyak, kalau terlalu mahal dan tersimpan nanti busuk, kalau lagi murah 1kg bisa Rp5000,” katanya.

Salah seorang pembeli yang sedang belanja ke Pasar 16 Ilir, Sopiah mengatakan, duku masih mahal, tapi ia memuaskan hati untuk beli karena sudah lama tidak beli duku.

“Bisa dibilang buah tahunan ya, karena tidak seperti buah lainnya yang umum di swalayan ada,” katanya.

Reporter: Pitria
Editor: Ferly M

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close