NASIONAL

Selamat karena Batal Terbang akibat Telat

"Saya setiap Minggu pulang di Bandung. Tiap Senin, saya naik pesawat paling pagi (ke Pangkalpinang). Nah, entah kenapa hari ini Tol Cikampek macet parah. Dari KM 58, sudah macet. Ke Bekasi, pun makin macet," kata Sony.

SIBERNAS.com, Jakarta – Barangkali, baru sekali ini afda penumpang yang bersyukur batal terbang. Kuasa Tuhan, akibat batal berangkat, Sony Setiawan selamat dari maut yang “menghadang” para penumpang pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang.

Semula, Sony akan terbang ke Pangkalpinang, Senin (29/10/2018) pagi. Apa dinyana, dia terjebak kemacetan di  jalur Tol Cikampek dalam perjalanan dari Bandung menuju Cengkareng.
Seperti diberitakan CNN Indonesia, Sony masih tak percaya dengan kabar tentang pesawat yang batal dia tumpangi. Sebab, pesawat yang membawa 189 orang itu tak pernah sampai ke tujuan setelah dipastikan jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, sekitar 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

“Saya setiap Minggu pulang di Bandung. Tiap Senin, saya naik pesawat paling pagi (ke Pangkalpinang). Nah, entah kenapa hari ini Tol Cikampek macet parah. Dari KM 58, sudah macet. Ke Bekasi, pun makin macet,” kata Sony.

Pegawai Ditjen Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan Kantor Wilayah Provinsi Bangka Belitung itu tiba di Bandara Soetta pukul 06.20 WIB. Sementara, Lion Air JT-610 take off pukul 06.20 WIB.

“Sudah ketinggalan, makanya saya beli tiket Sriwijaya jam 09.40 WIB,” kata Sony.
Usai membeli tiket pesawat Sriwijaya, ia mendengar informasi perihal pesawat Lion Air JT-610 hilang kontak dan dipastikan jatuh. Saat itu juga, dia lemas dan menangis karena selamat akibat terlambat sampai di bandara.

Selain itu, dia juga sedih karena teman-teman sekantornya ikut dalam penerbangan pesawat naas tersebut. “Ketika saya dengar, saya lemas, saya nangis. Karena, itu teman-teman saya di situ, saya biasanya naik pesawat di situ,” ucapnya.

“Teman ada enam orang, (pegawai) Kemenkeu juga di divisi yang sama, mungkin ada beberapa dari pajak,” kata Sony.

Kementerian Keuangan mencatat ada 20 karyawan yang terdata ikut menumpangi pesawat Lion Air JT-610. Pesawat dipastikan jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, dalam penerbangannya menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.  Sekitar pukul 06.33 WIB, pesawat dilaporkan hilang kontak. Pesawat sempat meminta kembali ke landasan, sebelum akhirnya hilang dari radar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *