KRIMINALITAS

Bejat! Ayah di Martapura Tega Gauli Anak Kandungnya Hingga Hamil

SIBERNAS.com, Martapura – Seorang ayah tega menggauli anak kandunganya sendiri  RK (15) warga Martapura harus menanggung malu karena hamil lima bulan, perbuatan keji terbongkar setelah ibu korban mulai curiga korban hamil sudah masuk  kandungan lima bulan setelah dibawa  kebidan.

Pelakunya sendiri tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri bernama YN sudah diamankan polisi Rabu (5/2) sekitar pukul 10.00 WIB  di Sekayu Kabupaten Muba.Kini kasus tersebut telah ditangani Mapolres OKU Timur, dan ayah RK

Tersangka YN dijerat  Pasal 81 UU nomor 35 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Laporan  yang diterima polisi LP-B/06/I/2020/Sumsel/OKUT yang melaporkan adalah ibu korban  SA

Berdsarkan pengakuan korban, terakhir disetubuhi tersangka  sabtu (25/1) 2020 sekitar pukul 19.00. WIB. Akibat sering digagahi sang ayah, ternyata korban hamil, korban sendiri disetubuhi  tersangka didalam kamar korban ketika kondisi sepi, RK tidak berani mengadu kepada ibunya karena  diancam dengan pisau oleh korban agar tidak melaporkan apa yang diperbuatnya kepada korban.

Lihat Juga :  Dilaporkan Balik, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Briptu Suci Darma

SA langsung menanyakan kepada korban siapa yang menghamilinya. SA tidak menyangka jika yang menghamili anaknya adalah suaminya sendiri. Lantas SA langsung melapor kepihak kepolisian

“Begitu kita mendapat laporan, kita langsung lidik dan mengejar tersangka yang sudah diketahui identitasnya,”kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SIK  melalui Kasatreskrim AKP M Ikang Ade Putra SIK.

Ternyata begitu  tersangka dilaporkan saksi (ibu korban) tersangka langsung melarikan diri ke kelurahan Soak Baru,  Sekayu Kabupaten Muba.

Butuh tiga hari Satreskrim Polres OKU Timur menangkap  tersangka.”kita tangkap saat tersangka berada dibelakang bengkel. Saat ini tersangka dalam perjalanan  dari Muba dibawa ke OKU Timur,”kata Ikang menjelaskan.

Pengakuan korban sementara ini, baru 3 kali menyetubuhi korban hingga hamil,”itukan baru pengakuan sementara ini, kita belum introgasi lebih dalam, karena saat ini masih diperjalanan,”terang Ikang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *