BERITA UTAMASUMSEL

Banyak TKS Tidak Hadir, Bupati Ancam Putus Kontrak Kerja

SIBERNAS.com, PALI-Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo mengancam akan memutus kontrak pegawai Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Kekesalan ini menyusul karena banyaknya pegawai, terutama TKS tidak masuk kerja usai libur Lebaran.

Hal ini diketahui Bupati Heri Amalindo saat memimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja pascalibur panjang Lebaran di halaman kantor Bupati PALI, Jalan Merdeka KM 10, Kelurahan Handayani Mulya, Senin (10/6/2019). Dari apel itu diketahui, banyak pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI tidak hadir dalam apel setelah libur panjang.

“Tidak seharusnya seperti ini, selalu kena tegur dan kena marah saat hari pertama masuk kerja pascalibur panjang. 12 hari libur sudah lebih dari cukup, kalau hari ini masuk kerja, dari Minggu kemarin harusnya yang mudik sudah kembali ke PALI,” kata Heri Amalindo geram.

Lihat Juga :  Capaian Vaksin Anak Baru 39%, Ini Penyebabnya!

Padalah menurutnya, seluruh pegawai baik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TKS harus semangat, terlebih TKS yang sudah dinaikan honornya dua kali lipat.

“Honor pegawai TKS sudah kami naikan dua kali lipat, tetapi masih saja banyak yang tidak hadir. Kami naikan gaji supaya pegawai sadar dan semangat serta menunjukan kinerja yang terbaik dan bagus, bukan malah sebaliknya,” tegas bupati.

Ditambahkan Heri Amalindo, jika ingin memajukan daerah terkhusus kabupaten PALI, seluruh pegawai harus disiplin. Karena disiplin menurutnya sebagai modal utama dalam memjalankan roda pemerintahan.

“Ciri maju bukan karena pintar tapi disiplin, karena negara-negara maju pegawainya disiplin. Contoh Malaysia, Thailand dan negara maju lainnya, kalau masuk jam 7,┬ájam 6 sudah di kantor, bukan seperti di sini yang sering molor. Untuk itu, ke depan perbaiki, siapa pun pemimpin kalau kita kerja bagus pasti terpakai,” imbuhnya.

Lihat Juga :  MBJ Dorong Pengembangan UMKM Batanghari Leko Sumsel

Sementara itu, Sekda PALI Syahron Nazil menegaskan bahwa pegawai yang tidak disiplin terancam kena sanksi.

“Kita lihat dulu penyebab ketidak hadir pegawai bersangkutan, kalau logis kita akan pertimbangkan, tetapi apabila itu sudah menjadi kebiasaan, maka sanksi tegas bakal dilakukan, terutama bagi pegawai TKS yang akan diputus kontraknya,” tandas sekda.

Reporter : Habibi
Editor : Zahid Blandino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *