PALEMBANG

Australia Tegaskan Hanya Membantu Pembangunan Instalasi IPAL

Sibernas.com, Palembang-Dalam pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) perkotaan di Sei Selayur Kedutaan Australia hanya membantu membangun instalasi IPAL dan Booster Pam saja. Selebihnya sambungan 22 ribu ke perumahan menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Pembangunan IPaL ini di lahan 5,7 hektar adalah hibah dari Pemerintah Australia senilai 45 juta AUSD atau sekitar Rp450 miliar. IPAL Sei Selayur dengan kapasitas 22 ribu sambungan ini akan mengolah limbah rumah tangga dan dialirkan kembali ke sungai dalam keadaan bersih.

Konselor Tata Kelola Ekonomi dan Infrastruktur Kedutaan Besar Australia Anna Mc Nicol mengatakan, sudah menyerahkan dokumen tender dan menyerahkan pengerjaan kepada pemkot.

“Dana yang diberikan untuk pembangunan instalasi utama, sementara untuk sambungan ke rumah-rumah Palembang bisa membiayai sendiri,” katanya, usai melakukan pertemuan dengan Walikota Palembang, Kamis (12/9/2019).

Anna mengatakan, saat ini pematangan lahan sudah selesai dan awal 2020 penandatangan kontrak bisa dilakukan. Meski pembangunan diserahkan kepada pemkot, tetapi pihaknya tetap memberikan pendampingan dari sisi desain karena itu dari pihak Australia.

Lihat Juga :  Kontak Dengan Pasien, Tukang Urut di Palembang Positif Corona

“Untuk menyelesaikan 21.700 sambungan ke rumah ini butuh waktu 5 – 10 tahun. Kota yang sudah menerapkan IPAL perkotaan ini ada 13 kota diantaranya Jakarta, Bandung, Banjarmasin,” jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak mengatakan, pembangunan IPAL dari dana Australia untuk pembangunan Instanlasi dan Booster Pam. Sementara pembiayaan sambungan rumahnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Berupa sharing dana dari pemerintah pusat, provinsi dan kota.

“Dana dari pusat Rp200 miluar, provinsi dan kota Rp300 miliar total Rp500 miliar yang dibutuhkan untuk menyelesaikan ini,” katanya.

Menurutnya, bantuan dari pemerintah pusat sudah mulai berjalan. Yakni pemasangan pipa induk dari pusat kota sampai ke lokasi IPAL Sei Selayur sepanjang 8 Km. Mulai dari pusat kota dengan melibuti beberapa kecamatan yakni Ilir Barat Satu, Bulit Kecil, Ilir Timur (IT) Satu, IT Dua, IT Tiga dan Kecamatan Kalidoni.

Lihat Juga :  ASN di Palembang, Masuk Jam 08.00, Pukul 13.00 Sudah Boleh Pulang

Pipa induk ini di pasang di jalur Jalan Merdeka, Sudirman, Pasar 16 Ilir, Aligatmir, Veteran, Martadinata, Lemabang Mayor Zein, Kalidoni sampai Sungai Selayur.

“Setelah itu baru bangun rumah pompanya,” ujarnya.

Menurutnya, tender yang baru berlangsung ini tidak molor dari deadline pembangunan 2022. Proses tender selama tiga bulan. Kemudian Januaribatau selambatnya Februari tanda tangan kontrak. Ini merupakan tender kedua setelah sebelumnya dilakukan Januari lalu.

Hanya saja yang pertama itu pembinaannya kurang. Pada kualifikasi pertama banyak gugur, hanya satu yang lukus tender yakni join Asutralia dan Indonesia.

“Maka kita umumkan ulang. Sekarang ada tiga perusahaan yang daftar, join Indonesia Australia dua dan satu join Tiongkok dan Tiongkok,” terangnya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi
Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close