BERITA UTAMASUMSEL

Amankan Jalur Mudik, Polres Muaraenim Siapkan 8 Pos Pengamanan

SIBERNAS.com, MUARAENIM-polres Muaraenim telah menyiapkan delapan Pos Pengamanan (Pos Pam), dalam Operasi Ketupat Musi 2019 untuk mengamankan jalur mudik, dimulai pada 28 Mei mendatang.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops Kompol Irwan Andeta mengatakan, ada 10 pos yang disiapkan, 8 Pos Pam dan 2 Pos Pantau di sepanjang arus mudik di Kabupaten Muaraenim.

Dia menjelaskan, poa tersebut dipasang di Kecamatan Tanjung Agung, SPBU Lingga, Jembatan Enim II, Pasar Belimbing, Pasar Gelumbang, Rumah Makan Siang Malam Lubay, Simpang Talang Ubi Pendopo, PALI, Air Terjun Bedegung dan Tahu Sumedang Lembak.

“Polres juga menyiapkan 172 personil kepolisian untuk menempati pos yang sudah disiapkan dan nantinya juga akan bersama dengan instansi terkait lainnya. Polres juga menyiapkan 300 personil yang khusus mengamankan malam takbiran dan Sholat Idul Fitri,” kata Kabag Ops Kompol Irwan Andeta, Minggu (19/5/2019).

Lihat Juga :  Tokoh Masyarakat Tungkal Jaya Curhat Ke Gubernur Sumsel

Berdasarkan data yang didapat dari Satlantas Muaraenim, kawasan rawan kecelakaan berada di Gunung Megang, Ujan Mas,┬áBelimbing dan Tanjung Agung. Karena kondisi jalan yang berkelok, banyak tanjakan dan jalurnya sempit, seperti di Tanjung Agung, dan juga karena pengendara yang tidak berkendara dengan baik yang memicu kecelakaan,” imbuhnya.

Sementara di kawasan Karang Raja, juga ada daerah longsor, di mana Polres bersama pemda sudah menyampaikan ke BBJN namun belum diperbaiki.

“Di sana juga berpotensi macet, nanti ada petugas yang mengatur lalu lintasnya, dan pengendara akan diarahkan ke jalur alternatif jalan baru,” tuturnya.

Untuk kawasan rawan kemacetan saat ini hanya disebabkan oleh pasar kalangan, di mana Polres juga akan menempatkan tim untuk mengatur lalu lintas.

Lihat Juga :  Banjir Jadi Kolam Renang Dadakan Bagi Anak-Anak di Papera

“Seperti di Belimbing dan Lawang Kidul. Untuk kemacetan sifatnya situasional karena saat ini truk batubara juga sudah tidak melintas. Selain itu, pengamanan juga dilakukan di perlintasan kereta tanpa palang yang berdasarkan data ada sekitar 10 perlintasan di Muaraenim,” pungkas dia.

Editor : Zahid Blandino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open