PALEMBANG

Almarhum Sofyan Dicekik Di Km 10 Palembang Hingga Meninggal, Lalu Jazadnya Dibuang Oleh Empat Pelaku Sadis

SIBERNAS.com, Palembang  – Pengungkapan kasus tewasnya Sofyan, sopir taksi online asal Palembang yang ditemukan tinggal kerangka yang tidak utuh di Musi Rawas terus dilakukan Polda Sumsel. Hasil penyidikan terbaru Sofyan dihabisi oleh empat pelaku di sekitar KM 10 Palembang.

Direktur Reskrimum Polda Sumatera Selatan Kombes Yustan Alpiani kepada wartawan mengatakan, seorang pelaku, RD (42), warga Musi Rawas Utara (Muratara) yang telah ditangkap lebih dulu berperan mengawasi situasi saat eksekusi korban.

“Kalau keterangannya mereka memesan, sampai ditujuan baru dibunuh, tersangka RD turun mengawasi situasi. Sedangkan tiga pelaku lain mengeksekusi di dalam,” kata Yustam.

“Korban dicekik dan langsung dibuang di Desa Lakitan, Muara Lakitan Musi Rawas. RD perannya mengawasi dari luar, setelah korban meninggal baru dibuang para pelakunya,” sambungnya.

Lihat Juga :  Gejala DBD dan Covid-19 Mirip, Segera Datangi Fasilitas Kesehatan Terdekat

Menurut pengakuan RD, aksi itu sudah direncanakan dan mereka sengaja memesannya melalui akun Grabcar warga sekitar. Dia beralasan akan pulang ke Banyuasin.

“Keterangan pakai alat untuk mencekik, tapi itu tetap masih dikembangkan. Kita berusaha secepatnya semua pelaku ini tertangkap.

Termasuk kendaraan korban sedang dicari,” tutupnya. RD sendiri ditangkap di Desa Sungai Lanang, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sopir Grab, Sofiyan dikabarkan hilang saat menarik penumpang Senin (29/10). Keluarga yang kehilangan langsung lapor ke SPKT Polda Sumsel.

Mendapat laporan keluarga korban, tim Subdit III Jatanras langsung melakukan pengejaran dan menangkap salah satu pelaku RD (42). Namun kepada penyidik RD mengaku tidak ingat di mana mayat korban dibuang usai tewas dicekik.

Lihat Juga :  2023 Dihapuskan, Nasib 4.000 Orang Honorer Palembang Dipertanyakan

Polisi langsung mencari mayat korban dan menelusuri rute saat para pelaku membawa kabur mobil. Di jalan tanah Muara Lakitan inilah tim menemukan tulang-belulang korban.

Kepastian jika kerangka yang ditemukan merupakan kerangka Sofyan, telah telah dipastikan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara di Mapolda Sumsel, Selasa (13/11/2018).

“Ya saya sudah dikabari anggota yang berada di lapangan kalau jenazah Sofyan sudah ditemukan di hutan di wilayah Mura kondisinya tinggal tulang belulang saja,” katanya Kapolda.

Untuk memastikan, kalau jasad yang ditemukan adalah Sofyan, pihak kepolisian tidak hanya mengandalkan hasil penyelidikan di lapangan,

melainkan juga tes secara ilmiah dan juga tes DNA dengan mencocokan sampel darah keluarga korban.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *