PALEMBANG

Butuh Bantuan Dana, 3 Mahasiswi Unsri Korban Kecelakaan Masih Dirawat, Khalidya Belum Sadar

SIBERNAS.com, Palembang -Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) menjadi korban kecelakaan di simpang arah tol Palindra tepat di depan PT Pertamina Gas Jalan Lintas Timur, 16 Februari 2019.

Kecelakaan melibatkan bus Pahala Kencana dengan minibus diduga mobil Xenia.

Bus kota dan Xenia terperosok ke parit.

Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Muhammad Zaim Ramadhan menggalang dana melalui kitabisa.com.

“Galang dana ini untuk tiga saudara kami mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sriwijaya angkatan 2017, yakni Khalidya Nur Fajria, Thalia Syavira Syahrial, dan Grasela Triandari,” ujarnya saat dihubungi Tribunsumsel.com melalui whatsapp, Selasa (19/2/2019).

Dia juga mengatakan ketiga temannya ini menjadi korban kecelakaan lalu lintas ketika ingin menuju ke Palembang dengan menggunakan travel.

Lihat Juga :  Kabel Power 21 Tahun Diganti, 19 Mei Air PDAM Mati 6 Jam

“Travel yang ditumpangi mereka mengalami kecelakaan di depan Pertamina dekat masuk pintu gerbang tol Pamulutan. Travel tersebut membawa 7 penumpang yang 3 diantaranya adalah teman kami,” jelasnya. seperti dilansir dari tribunsumsel.com, (19/2/2019).

Ketiga temannya ini merupakan mahasiswi Teknik Sipil angkatan 2017 di Universitas Sriwijaya.

Tiga mahasiswa ini harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Charitas, RSMH, dan RSUD Bari Palembang.

Khalidya menderita pendarahan di otaknya dan sampai sekarang belum sadar.

Grasela mengalami patah kaki, dan sobek parah di kaki sehingga harus menjalani operasi di kakinya.

Sedangkan Thalia mengalami luka sobek cukup besar di wajah dan mengalami patah rahang sehingga harus mendapat operasi di tulang rahangnya.

“Biaya pengobatan mereka sejauh ini ditaksir sudah mencapai Rp 40juta – Rp80 juta tiap orangnya.”

Lihat Juga :  Kabel Power 21 Tahun Diganti, 19 Mei Air PDAM Mati 6 Jam

“Oleh karena itu kami selaku keluarga Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Unsri mengadakan penggalangan ini untuk meringankan beban keluarga teman kami sehingga mereka dapat menerima perawatan yang dibutuhkan sampai mereka bisa kembali beraktifitas seperti semula,” katanya.

Sejauh ini pihaknya sudah mengumpulkan dana sekitar kurang lebih Rp15 juta (perkiraan kasar) yang didapat dari penggalangan dana di sekitar lingkungan kampus dan alumni almamater.

“Besar harapan kami, teman-teman sekalian yang barangkali memiliki rezeki berlebih untuk berkenan menyisihkan sedikit rezekinya untuk biaya pengobatan teman-teman kami. Kami membuka penggalangan dana di https://m.kitabisa.com/bantusipilunsri,” katanya

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *