KRIMINALITAS

Aki Daya Listrik Traffic Light Simpang Fatal Dibobol

Sibernas.com, Palembang-Polsek Ilir Timur (IT) II Palembang berhasil menangkap pelaku pencurian baterai backup daya listrik traffic light di sekitar lampu merah simpang Fatal di Jalan Resident Abdul Rozak, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 3, Palembang Senin (8/7/2024) sekitar pukul 05:10 WIB.

Diketahui aki tersebut berfungsi sebagai daya cadangan jika lampu merah sedang tidak berfungsi (mati listrik). Kedua pelaku bernama M Andreansyah (35), warga Jalan Dr M Isa, Lorong Sei Jeruju, Kelurahan Kuto Batu dan dan Febriansyah (31), warga Jalan Mayor Zen, Lorong Jambu, Kelurahan Sei Lais, Kecamatan Kalidoni. Para pelaku ditangkap bedasarkan pantauan melalui CCTV Command Center Polda Sumsel

Kapolsek Ilir Timur II Palembang, Kompol Desy Ariyanti mengatakan, pelaku merusak terali pelindung dan box gardu listrik dengan menggunakan besi sejenis linggis dan tang pemotong lalu mengambil.

Lihat Juga :  Pria Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Mandi

“Dari laporan tersebut anggota Polsek langsung menuju tempat tersebut dan langsung mengamankan kedua pelaku ke Polsek IT 2,” ujar Kompol Desy.

Dari pengakuannya pelaku sudah beraksi dengan melakukan pencurian fasilitas umum seperti aki traffic light dan lainnya di empat lokasi berbeda.

“Dari pengakuannya pelaku sudah beraksi empat kali termasuk mencuri rambu-rambu di dekat Kambang Iwak,” katanya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa peralatan yang digunakan pelaku untuk merusak kerangkeng besi dan box gardu, yakni linggis, kapak, dan tang.

Sementara pelaku Andreyansah mengaku kalau ia sudah mencuri sebanyak tiga kali di lokasi berbeda dengan berganti rekan.

“Tiga kali. Di KM 12, Celentang sama di Kambang Iwak,” katanya.

Rencananya aki tersebut akan dijual secara kiloan di tempat penjual rongsokan.

“Mau dijual kiloan Rp11 ribu sekilonya,” katanya.

Ilham Septia Randi, salah satu staff BPTD Kelas II Sumsel mengatakan, dampak dari pencurian tersebut traffic light rentan padam karena tidak ada back up daya. Selain itu kamera CCTV milik BPTD juga tidak berfungsi.

“Dampaknya padam karena tidak ada daya. Tercatat di kami kurang lebih sudah 10 lokasi yang aki cadangannya di curi orang, diantaranya KM 12, Simpang CGC, Simpang Charitas, Simpang Rajawali, Celentang, Simpang golf, dan Simpang Patal,” ungkap Randy.

Reporter: Yola Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *