PENDIDIKAN

Plh Disdik Sumsel Terlibat Kecurangan PPDB SMA 2024

Sibernas.com, Palembang-Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan (Disdik Sumsel) Sutoko, turut terlibat dalam penyalahgunaan wewenang sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 jalur prestasi.

Kepala Ombudsman Sumsel M Adrian Agustiansyah, hal ini terungkap setelah dilakukan pemeriksaan kepada seluruh Kepala SMA Negeri di Palembang dan Plh Kepala Disdik Sumsel.

Maka ditetapkan terlapor 1 yaitu Plh Kepala Disdik Sumsel Sutoko melakukan penyalahgunaan wewenang, dan terlapor 2 yaitu seluruh Kepala SMA Negeri di Palembang melakukan penyalahgunaan prosedur.

“Fakta temuan kami, bahwa penyalahgunaan wewenangan Disdik Sumsel terbukti, ada intervensi Plh Kadiknas,” katanya, Jumat (28/6/2024).

Plh Kadisdik Sumsel Sutoko disebut memanfaatkan jabatan untuk memutuskan kewenangan PPDB 2024 dengan kecurangan dan terbukti melakukan maladminstrasi terhadap nilai skorsing dan peringkat siswa baru untuk masuk sekolah unggulan.

“Jadi Plh Kadisdik melakukan penyalahgunaan wewenang dan semua kepala sekolah yang terseret juga melakukan penyimpangan prosedur (seleksi PPDB jalur prestasi),” jelasnya.

Temuan Ombudsman Sumsel terkait praktik kecurangan penerimaan siswa baru oleh Disdik Sumsel berdasarkan pemanggilan pihak terduga dan terlapor maladminstrasi PPDB 2024 pada Rabu (19/6/2024) dan, Kamis (20/6/1994).

Sebelumnya Ombudsman Sumsel memanggil 22 Kepala Sekolah untuk tingkat menengah atas se-Kota Palembang untuk dilakukan verifikasi data serta pengecekan dugaan maladminstrasi terhadap penerimaan siswa baru SMA unggulan.

Tercatat dari 22 sekolah tersebut terbukti ada 10 sekolah yang melanggar aturan dan prosedur seleksi PPDB jalur prestasi dengan 80 persen kecurangan berasal dari Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri meliputi SMA Negeri 1, 3, 5, 6, 17 dan 19.

“Juknis PPDB prestasi ini semua data nilai siswa diberikan kepada pihak sekolah, kemudian dari sekolah disampaikan ke pihak Disdik dan aplikator, tetapi nyatanya di lapangan nama yang terlampir lulus PPDB tidak ada di lapangan,” kata Adrian.

Sementara kata Plh Disdik Sumsel, Sutoko saat dikonfirmasi hanya merespon singkat. Ia menyebut akan mengikuti tindak lanjut dari Ombudsman Sumsel terkait keterlibatannya yang dinilai terseret maladminstrasi PPDB SMA 2024.

“Saya menghormati, semua proses ini, masih berlangsung (pemeriksaan), dan apapun yang jadi rekomendasi Ombudsman di hadapan pimpinan akan diikuti,” katanya.

Reporter: Pitria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *