KRIMINALITAS

Dua Kurir Sabu Ditangkap, Puluhan Pil Ekstasi Diamankan

Sibernas.com, Palembang-Timsus Ditres Narkoba Polda Sumsel berhasil meringkus dua orang kurir Narkoba yang membawa puluhan butir pil ekstasi di dua tempat berbeda.

Dua tersangka yang ditangkap adalah Ulup Hengki alias Ferdiansyah (25) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di kawasan Timbangan Indralaya, KM 32, Kabupaten Ogan Ilir (OI),19 Mei 2024. Lalu, pada 26 Mei 2024, timsus Ditres Narkoba Polda Sumsel juga meringkus seorang kurir bernama Ferry Apra Alghazali (27).

Ferry diamankan saat tengah menunggu orang yang akan mengambil pil ekstasi di pinggir Jalan R Soekamto, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) III, Palembang. Sebanyak 10 ribu butir pil ekstasi disimpan di dalam 2 kantong ukuran besar.

Lihat Juga :  Pria Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Mandi

Wadir Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Harissandi, SIK, mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan dari dua tersangka tersebut pihaknya mengamankan barang bukti sebanyak 13,990 butir pil ekstasi.

“Saat diringkus tersangka tengah mengendarai sepeda motor. Saat disetop, petugas menemukan barang bukti pil ineks sebanyak 3990 yang dibungkus plastik bening warna cokelat berlogo kepala singa yang disimpan di bawah jok motor,” ujar Harisandi, Rabu (29/5/2024).

Dari tangan para pelaku petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 10 ribu butir pil ekstasi berwarna ungu logo Hello Kitty.

“Barang bukti tersebut disembunyikan di bawah jok sepeda motor Honda PCX warna putih BG 5698 TAA yang dikendarai tersangka,” katanya.

Lihat Juga :  Pria Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Mandi

Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Subsidir Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidan penjaran umur seumur atau paling lama 20 tahun.

Reporter: Yola Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *