NASIONAL

Jejak Kasus Perselingkuhan Mertua dan Menantu Berujung Vonis Zina di Pengadilan

Sibernas.com, Serang, —- Kasus viralnya hubungan terlarang antara menantu dan mertua di Kota Serang, Banten, yang diviralkan karena perselingkuhan, terbukti melakukan tindak pidana perzinahan di persidangan.

Melansir detik.com, Sabtu (26/5/2024). Terdakwa Rozi dan mertuanya, Rihanah, diketahui terbukti melakukan pidana perzinaan sebagaimana tuntutan tunggal penuntut umum berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Serang Nomor 129/Pid.B/2024/PN SRG, majelis hakim yang terdiri atas hakim ketua Riyanti Desiwati dengan anggota Ali Murdiat dan Dessy Darmayanti.

Dalam putusannya majelis hakim menyatakan Rozi bersalah. Ia terbukti melakukan tindak pidana perzinaan secara berlanjut dan menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Rozi bin Sukari dengan pidana selama 9 bulan sejak putusan ini dibacakan di PN Serang pada Selasa (21/5/2024) lalu.

Lihat Juga :  Mabuk Kecubung, 44 Warga Banjarmasin Dilarikan Kerumah Sakit Dua Diantaranya Meninggal Dunia

Sementara terdakwa Rihanah dijatuhi hukuman 8 bulan penjara dengan dengan surat putusan Nomor 130/Pid.B/2024/PN SRG dengan majelis hakim yang sama.

Untuk diketahui sebelumnya, kasus perselingkuhan menantu dan mertua di Serang sempat viral di media sosial. Bahkan mereka sampai digrebek oleh warga.

Dugaan perselingkuhan keduanya terungkap ketika sang istri Norma Risma membagikan cerita suaminya yang selingkuh dengan ibu kandungnya sediri.

Risma sendiri mengaku mengalami trauma berat. Sejak kejadian tersebut Rism menjadi penakut sekarang,

” Kalau ada yang ngetuk pintu aku langsung gemeteran, kalau ada suara motor lewat depan rumah yang mirip sama punya kamu aku selalu ngumpet karena ketakutan, apalagi kalo aku belanja ke toko retail tempat kamu bekerja itu rasanya lemes banget kaki a, tremor, jantung juga berdebar lebih cepet. Padahal jelas banget kamu tuh ga ada disitu,” ungkapnya.

Lihat Juga :  Mabuk Kecubung, 44 Warga Banjarmasin Dilarikan Kerumah Sakit Dua Diantaranya Meninggal Dunia

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *