KRIMINALITAS

Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Benih Lobster

Sibernas.com, Palembang-Tim Subdit 4 Ditkrimsus Polda Sumsel menggagalkan penyelundupan ratusan benih bening lobster (BBL) di daerah Tanjung Api-api, Banyuasin, Selasa (14/5/2024).

Petugas mengamankan 106.400 ekor BBL dengan rincian 106.085 ekor BBL jenis Pasir dan 315 ekor BBL jenis Mutiara. Selain itu, polisi menangkap dua tersangka berinisial ROS (22) dan BOJ (28) warga Desa Kepala Pasar, Kelurahan Kepala Pasar, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Keduanya ditangkap membawa mobil berisikan BBL menuju dermaga di daerah Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, dan selanjutnya menunggu perintah dari pelaku NT (Daftar Pencarian Orang).

Dia mengatakan, mendapatkan infomasi masyarakat tentang ada mobil yang diduga membawa BBL, dan tim melihat 1 unit mobil jenis pickup Suzuki Carry warna hitam dengan muatan ditutup terpal warna biru melintas di jalan. Kemudian tim melakukan pengejaran dan pada saat di TKP tim memberhentikan mobil tersebut lalu melakukan pengecekan terhadap mobil tersebut.

“Kemudian tim menanyakan kelengkapan dokumen terhadap pelaku namun pelaku tersebut tidak dapat memperlihatkan, sehingga pelaku diamankan ke Ditreskrimsus Polda Sumsel untuk proses lebih lanjut,” ujar Kasubdit tipidter AKBP Bagus Suryo Wibowo saat melakukan ungkap kasus, Senin (20/5/2024).

Dia mengatakan, tersangka diperintahkan oleh NT untuk menunggu mobil yang membawa BBL di Jalan Lintas Sumatera Palembang-Betung atau dekat pintu tol Musi Landas.

Diperkirakan harga BBL jenis Mutiara dan Pasir sebesar Rp150.000/ ekor sehingga total kerugian negara sebesar Rp15.960.000.000. Kedua pelaku dikenakan Pasal 88 Jo Pasal 16 Ayat (1) dan Pasal 92 Jo Pasal 26 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan.

Selanjutnya pihak Ditrimsus bersama PSDKP Batam langsung membesaliarkan benih-benih tersebut ke daerah Lampung.

Sementara tersangka ROS mengatakan, bertemu dengan NT dan langsung menawarkan pekerjaan tersebut.

“Saya kenal sebulan yang lalu dan langsung bertemu dia (NT) dan dirinya menawarkan pekerjaan tersebut. Saya langsung setuju dan menjelaskan prosesnya,” katanya.

Reporter: Yola Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *