KRIMINALITAS

Adik Kandung Bupati Muratara Ditangkap Polisi

Sibernas.com, Palembang, — Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengamankan Bokim, adik Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) Devi Suhartoni yang diduga kuat terlibat kasus pembakaran belasan rumah warga di Dusun II Desa Belani Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara beberapa waktu lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bokim sebelumnya tidak sendirian dilaporkan korban Amir (50) dalam kasus pembakaran rumah miliknya .

Melansir sumateraekspres.bacokoran.co, Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto menjelaskan, kasus itu sudah ditangani Polda Sumsel secara langsung.

“Untuk proses hukumnya itu di Polda Sumsel,” tegasnya.

Seperti yang diketahui bersama, aksi nekat Bokim ini sendiri bermula dari keterlibatan salah seorang kerabat Amir usai peristiwa pembacokan M Abadi adik kandung Bupati Muratata atau kakak dari pelaku Bokim yang dianiaya hingga tewas.

Akibat dar kejadian pembakaran tersebut, Bokim dilaporkan ke SPKT Polda Sumsel oleh korban Amir didampingi Tim kuasa hukumnya Husni Tamrin SH MH, Dr Angga Saputra SH MH dan Bayu Agustian SH pada Jumat 15 September 2023 lalu sekitar pukul 16.11 WIB.

Dalam laporannya, korban Amir menceritakan ada lima rumah yang dibakar. Kemudian enam bedeng dan dua rumah yang dirusak.

Sehingga totalnya mencapai 13 rumah, dengan kerugian mencapai Rp2,8 miliar.

Laporan korban Amir diterima Pamin Siaga LBPK SPKT Polda Sumatera Selatan AKP Heri Suprianto.

Amir menjelaskan bahwa pembakaran terjadi Selasa 5 September 2023 sekitar pukul 19.30 WIB, yang diduga dilakukan oleh Bokim dan kawan-kawan.

Awalnya, korban Amir mendapatkan berita dari Youtube dan informasi dari Lukman, bahwa terjadi keributan antara keluarganya.

Yakni Arwan dan Ariansya (terdakwa vonis hukuman mati) dengan keluarga Abadi (korban pembacokan adik Bupati Muratara hingga tewas)

Pasca kejadian tersebut, Bokim dan kawan-kawan menyerang keluarga Amir, dengan cara membakar dan merusak rumah mereka.

Hasilnya, diketahui ada lima rumah yang hangus ludes dibakar, kemudian enam bedeng dan dua rumah yang dirusak.

Lihat Juga :  Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Bobol Rumah

Karena aksi pembakaran itu, Amir mengaku tidak senang dan melapor. Karena atas pembakaran dan pengerusakan itu, pihaknya mengalami kerugian Rp2,8 miliar. Dan menuntut pelaku diproses hukum.

Atas penangkapan Bokim di Serang oleh Polda Sumsel,Husni Tamrin selaku kuasa hukum Amir saat melapor ke SPKT Polda Sumatera Selatan sangat mengapresiasi.

“Kami ucapkan terima kasih, terlapor Bokim sudah ditangkap Unit 2 Jatanras. Kami akan kawal proses penyidikannya,” tegas Husni Tamrin, Minggu, 31 Maret 2024.

Tamrin mengatakan, kasus perusakan dan pembakaran sejumlah rumah dan bedeng di Belani, tidak mungkin dilakukan 1 orang.

Hal ini sesuai dalam LP yang dibuat korban di Polda Sumatera Selatan,  terlapor aksi pembakaran dan pengrusakan rumah dilakukan Bokim CS.

Akibat ulah Bokim CS, setidaknya ada 5 rumah hangus dibakar, berikut bedeng 6 pintu di Dusun II, Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir terbakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *