KRIMINALITASVIRAL

Mengaku Dapat Bisikan Gaib, IRT di Sumsel Ini Tega Buang Anaknya yang Baru Lahir Kedalam Sumur Tua

Sibernas.com, Lubuklinggau, —-  ” Sebuas-buasnya harimau tak akan memengsa anaknya sendiri ” pribahasa ini nampaknya tak berlaku bagi Ira, (30) warga Jalan Kayu Merbau RT.7 Kelurahan Taba Lestari Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini. Bagaimana tidak, mengaku mendapat bisikan gaib, ia dengan tega menghabisi buah hatinya sendiri yang baru lahir dengan memasukkannya ke sumur tua di desanya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Idra Arya Yudha melalui Kasat Reskrim AKP Hendrawan mengatakan pihaknya tidak serta merta mempercayai pengakuan pelaku yang menyebut ada bisikan gaib dalam proses pembunuhan bayi tak berdosa tersebut.

” Terkait pengakuannya kepada polisi, Kita belum tahu itu soal dia depresi atau tidak. Yang jelas nanti kami bawa ke pisikiater untuk mengecek kestabilan emosi dan kejiwaannya,” jelasnya.

Namun yang pasti sambungnya, tersangka juga mengakui melakukan pembunuhan terhadap bayinya yang baru lahir itu ,lantaran takut nantinya anaknya tersebut tidak diberi nafkah oleh suaminya. Apalagi mereka sudah pisah ranjang.

Lihat Juga :  Salip Truk dari Kiri, Pengendara Motor Terlindas Truk

Selain itu, tersangka Ira mengaku merasa repot tidak ada yang mengurus anaknya. Apalagi ia juga sudah punya dua anak dari suami sebelumnya.

“Terlepas motif dan pengakuan pelaku, tidak akan memengaruhi proses penyelidikan. Yang jelas, pelaku telah melanggar hukum dengan membunuh anaknya sendiri,” tegasnya, dikutip dari liggaupos.co.id, Senin (18/3/2024).

Dijelaskan Kasat bahwa aksi pembunuhan tersebut, terjadi pada Kamis 14 Maret 2024 lalu sekira pukul 14.30 WIB di sumur tua Jalan Kayu Merbau RT.7 Kelurahan Taba Lestari. Adapun tersangka Ira diamankan pada Ahad, (17/3/2024) oleh Unit PPA dan Pidum Sat Reskrim Polres Lubuk Linggau.

Terkuaknya kasus ini, disebutnya bermula dari laporan Ledi Muksin (45) yang tak lain adalah suami pelaku sendiri. Adapun kronologis kejadiannya, bermula Kamis 14 Maret 2024 sekitar pukul 14.30 WIB, tersangka Ira merasakan sakit perut sebagai tanda hendak melahirkan.

Lihat Juga :  Pesawat Tabrak Puncak Gunung, Presiden Iran dan Rombongan Dinyatakan Tewas

Dari keterangan yang berhasil dilakukan pihaknya, kata Kasat, Ira kemudian berjalan kaki menuju ke sumur warga yang tidak terpakai dengan jarak 200 meter.

Ia membawa handuk, setelah sampai di sumur pelaku langsung merasakan sakit perut dan seperti ingin BAB, lalu pelaku mengedan sebanyak dua kali, dan pelaku pun langsung menggeluarkan seorang bayi laki-laki yang lahir dengan sehat sambil menangis.

Bayi itu dilahirkan di semak-semak dekat sumur, setelah itu pelaku mengambil bayinya dan mengambil celana dalamnya. Lalu tersangka langsung membungkus bayi laki-laki nya menggunakan celana dalam miliknya, serta membungkusnya kembali menggunakan celana warna merah dan membuangnya dalam keadaan hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *