NASIONAL

Tak Pernah Kampanye, Devara Putri Caleg Pembunuh Wanita Muda Raih Suara Cukup Tinggi

Sibernas.com, Jabar,  —–Masyarakat Jawa Barat (Jabar) dikejutkan dengan sosok Calon Legislatif (caleg) DPR RI bernama Devara Putri Prananda. Bukan karena prestasi ataupun torehan suaranya,  melainkan karena keterlibatannya sebagai otak dalam kasus pembunuhan wanita muda bernama Indriana Dewi Eka Saputri (24.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Devara merupakan peserta pemilu di Jabar IX yang meliputi Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang dan Kabupaten Sumedang.

Devara baru meraih 226 suara dengan posisi kelima dari tujuh caleg separtainya di Garuda berdasarkan data himpun KPU pada 2 Maret 2024 per pukul 23.00 WIB dengan progres 67.38% suara yang masuk

Diketahui, Devara bekerja sama dengan kekasihnya, Didot Alfiansyah, dengan menyewa seorang pembunuh bayaran bernama Muhammad karena terlibat cinta segitiga.

Seperti diketahui, Devara mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Partai Garuda di Pemilu 2024. Dia mencalonkan di Dapil IX Jabar, yang meliputi Kabupaten Sumedang, Majalengka, dan Subang (SMS).

Lihat Juga :  Puan Hadiri WWF ke 10 di Bali, Komitmen Kuat Parlemen di Ketahanan Air Dunia

Menanggapi hal itu, Ketua DPC Partai Garuda Majalengka Soleh Somantri, dilansir detikJabar mengkui jika pelaku adalah salah satu peserta yang terdaftar sebagai caleg  partaiGaruda di DPR IX. Kendati demikian, ia menyebut jika dirinya sama sekali tidak mengenal sosok Devara.

” Tidak pernah bertemu, tidak pernah komunikasi juga. Saya hanya tahu nama itu ada di daftar caleg Garuda di DPR IX,” ujarnya.

Soleh menyebut pergerakan politik Devara selama masa kampanye tak terlihat. Dia mengatakan Devara tak sama sekali menggunakan baliho atau alat peraga kampanye (APK) lainnya.

“Nggak ada (kampanye ke Majalengka). Bahkan saya komunikasi juga tidak direspons,” ujar dia.

Tidak ada (baliho, stiker dan alat peraga kampanye lainnya). Tidak pernah memasang. Nggak ada (timses) sama sekali. Saya sebagai ketua DPC juga nggak pernah ada komunikasi sama sekali. Saya coba bangun komunikasi juga tidak ada respons,” sambungnya.

Disinggung terkait kasus pembunuhan yang melibatkan Devara, Soleh Somantri mengaku kaget. Pasalnya sejauh ini belum ada komunikasi dari pengurus partai tingkat Provinsi hingga Nasional.

“Terus tiba-tiba ada berita ini, saya belum tahu kebenarannya. Apakah Devira yang ini atau yang lain. Tapi yang beredar di media terlihat, ya sama memang namanya. Untuk sosok tidak tahu saya belum pernah ketemu, wajahnya kayak gimana juga enggak tahu, ” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *