SUMSEL

Girder Flyover Bantaian Muaraenim Ambruk, 9 Orang Jadi Korban, Satu Tewas

Sibernas.com, Muaraenim-Ambruk girder pembangunan Flyover Bantaian hingga menimpa Kereta Api Babaranjang di Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Kamis (7/3/2024) pukul 11.00 WIB, menyebabkan satu orang dikabarkan tewas serta delapan orang luka-luka

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto mengatakan, ada sembilan orang yang menjadi korban, satu dipastikan tewas. Informasi sementara korban tewas tersebut dari PT KAI yang bertugas menjaga perlintasan pintu kereta api.

“Tapi anggota kepolisian masih mendalami karena belum ada identitas dari para korban. Untuk para korban sudah dirawat di dua tempat, yakni Rumah Sakit dr Rabain Muaraenim dan Puskesmas Gunung Megang,” ujar Sunarto.

Menurut Sunarto, anggota Polres Muaraenim masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab ambruknya girder tersebut.

“Anggota di lapangan masih melakukan olah TKP, melakukan pulbaket dengan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk masyarakat yang berada di lokasi kejadian,” katanya.

Sementara arus lalulintas di lokasi sudah kembali normal seperti biasa. Untuk penanganannya sendiri, Polres Muaraenim yang akan mendalami kasus kecelakaan kerja tersebut.

“Lalulintas saat ini sudah normal, sudah bisa dilalui kendaraan. Untuk sementara, kasus kecelakaan kerja ini ditangani Polres Muaraenim, untuk kelanjutan kami masih melihat perkembangan di lapangan,” katanya.

Sunarto membeberkan, girder yang roboh tersebut digunakan untuk pembangunan Flyover Bantaian di penanggiran Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim.

“Pengangkut girder untuk memindahkan dari sisi seberang jalan untuk dipindahkan ke seberangnya. Saat proses pemindahan, terjadi kemiringan pada girder dan tidak seimbang sehingga membuat alat pengangkut girder roboh lalu meminta Kereta Api Babaranjang yang lagi melintas dari Palembang ke Muaraenim,” katanya.

Tak hanya menimpa Kereta Api Babaranjang, ujung girder tersebut juga menimpa salah satu rumah warga yang menyebabkan kerusakan.

Reporter: Yola Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *