KRIMINALITAS

Isi BBM Berulang Kali, Sopir Truk Fuso Diciduk

Sibernas.com, Palembang-Sopir Bus Fuso bernama Teguh (24) ditangkap Tim Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel lantaran kedapatan melakukan pengisian BBM subsidi secara berulang-ulang di sejumlah SPBU di Kota Palembang.

Teguh ditangkap saat melakukan pengisian di SPBU yang berada di Jalan Mayor Yusuf Singadekane, Kecamatan Kertapati, Palembang, Senin (29/01/2024) pukul 22:30 WIB lalu.

Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Bagus Suryo Wibowo, SIK, mengatakan modus pelaku adalah menggunakan barcode yang berbeda secara berulang-kali.

“Pelaku menggunakan barcode Pertamina kendaraan lain dan plat kendaraan lain lalu melakukan pengisian BBM subsidi di sejumlah SPBU menggunakan mobil truk dengan tangki yang dimodifikasi,” ujar Bagus, Rabu (7/2/2024).

Selain mengamankan pelaku, polisi menemukan 10 buah babytank berukuran 1000 liter dan telah terisi sebanyak 4.380 liter minyak subsidi jenis solar, pada truk Hino BG 8949 C, termasuk di dalamnya juga ditemukan mesin pompa yang terhubung ke babytank. Adapula 20 akun My Pertamina dan 20 plat nomor polisi kendaraan palsu yang menyesuaikan nomor kendaraan pada 20 akun My Pertamina.

Lihat Juga :  Dituduh Jadi Informan Polisi, Rusli Dikeroyok Pakai Kayu

Tersangka sudah sebulan beraksi, dia diperintahkan oleh orang berstatus daftar pencarian orang (DPO) berinisial R.

“Dari DPO berinisial R, tersangka TW dimodalkan Rp7 juta untuk membeli BBM subsidi di sejumlah SPBU di Kota Palembang. Jadi sekali antri tersangka TW mengisi 200 liter,” katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka TW dijerat dengan pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang migas, yang diubah ke Pasal 40 angka 9 UU RI nomor 6 Tahun 2023 tentang penetapan peraturan pengganti Undang-Undang RI nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun atau denda Rp60 miliar.

Sementara tersangka Teguh mengaku mendapatkan pekerja itu dari rekannya, dan dia merupakan supir truk lokal di Bengkulu.

”Selama di Palembang saya tinggal di truk dan keliling di setiap SPBU, dan belum hapal nama-namanya. Untuk upah mendapat Rp3,5 juta,” ucap dia.

Kata Teguh, 20 akun My Pertamina tersebut dibeli oleh teman-temannya sesama supir truk.

“Saya beli satu akun Rp20 ribu,” ucap dia.

Reporter: Yola Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.