KRIMINALITAS

Pemilik dan Pegawai Penyulingan Minyak Ilegal di Babat Toman Diringkus

Sibernas.com, Palembang-Ditreskrimsus Polda Sumsel berhasil menangkap 4 pelaku pemilik dan pekerja penyulingan minyak ilegal (illegal refinery) Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) .

Pengungkapan tersebut merupakan atensi Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo. Di mana telah terjadi ledakan sebanyak 4 kali dalam satu bulan terakhir. Empat orang tersangka diamankan yakni Hairul (42), Hidayat (47), Rusdi (40) dan Menri (38). Dua orang adalah pegawai, satu pemilik tempat penyulingan.

Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Bagus Suryo mengatakan, sudah mengamankan HR dan HY selaku pemilik usaha. Kemudian pada tanggal 24 Januari juga mengamankan RD dan MR sebagai pekerja.

Bagus mengatakan, keempat tersangka dijerat pasal UUD Migas Pasal 53 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda 50 miliar rupiah.

Lihat Juga :  Dituduh Jadi Informan Polisi, Rusli Dikeroyok Pakai Kayu

“Perlu kita ketahui dengan adanya kegiatan penyulingan ini, bisa merusak lingkungan dan menimbulkan korban jiwa. Bahkan bisa menimbulkan kerugian negara serta mengganggu situasi Kamtibmas,” ungkapnya.

Hairul, pemilik usaha mengatakan, sudah melakukan kegiatan penyulingan satu tahun beroperasi. Untuk modal penyulingan BBM ilegal Rp100 juta.

“Untuk kegiatan ini belajar dari teman- teman yang sudah beroperasi selam satu tahun, dalam satu bulan bisa memasak 10 kali. Setelah itu barang yang sudah diolah dijual ke orang yang menerima hasil sulingan,” katanya.

Reporter: Yola Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.