KRIMINALITAS

Sopir Truk Pertamina Jual Sisa Solar Subsidi di Pinggir Jalan

Sibernas.com, Palembang-Penyidik Subdit 4 Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel mengamankan truk tangki BBM berkapasitas 24,000 liter dan pelaku sopir dari truk Pertamina yang menjual sisa BBM jenis solar bersbusidi.

Pelaku berinisal BS (34), warga Ibul Besar 2, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI). BS ditangkap setelah tertangkap tangan menurunkan solar subsidi di pinggir Jalan Ibul Besar 2 kepada pelaku berinisial S

“Sopir ini tertangkap tangan menurunkan atau istilahnya kencing BBM jenis solar itu sekitar 60 liter. Sebelumnya BS telah menurunkan BBM sebanyak 100 liter ke SPBU di wilayah Kertapati,” ucap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto, SIK, Selasa (16/1/2024).

Minyak tersebut rencananya akan dijual ke saudara S yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dengan harga Rp5000 per liter.
Pelaku sudah dua kali melakukan aksi tersebut dan mendapatkan keuntungan Rp100,000.

Lihat Juga :  Kebakaran di Hari Kedua Lebaran, Penghuni Rumah Meninggal Dunia

Selain itu, ditemukan selang dan ember berukuran besar beserta satu mesin pompa dan mobil truk box colt diesel BG-8242-RR berisi empat unit baby tank berisi 600 liter BBM jenis solar.

“Kami menduga ini merupakan lokasi penampungan BBM ilegal,” ucap dia.

Atas perbuatannya, tersangka BS (35) ini disangkakan melanggar pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 tahun 2021 tentang Minyak dan Gas (Migas) dengan ancaman pidana 6 tahun penjara atau denda Rp60 miliar.

Sementara BS mengaku melakukan aksi tersebut untuk menambahi penghasilannya sebagai karyawan pengangkut BBM jenis solar milik Pertamina.

“Inisiatif saya sendiri untuk menambahkan penghasilan, kalau gaji saya sendiri sebagai karyawan per bulan Rp4 juta,” katanya.

Aksi tersebut dilakukannya setelah mengantar BBM jenis solar dari TBBM Pertamina Kertapati.

“Kelebihan dari pengantaran itu saya ambil lalu saya jual,” ucap BS yang mengaku baru empat bulan bekerja.

Reporter: Yola Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.