SUMSEL

Luapan Sungai Lematang : Ribuan Rumah Terendam Banjir, Puluhan Fasum Lumpuh…!

Sibernas.com, Muaraenim, —- Meluapnya sungai Lematang dan Sungai Benakat beberapa hari lalu mengakibatkan ribuan rumah se-Kecamatan Benakat tergenang dan terendam banjir. Bahkan 1 rumah roboh, dan 2 rumah rusak berat akibat tergerus banjir, serta puluhan fasilitas umum (fasum)  seperti rumah ibadah, kantor dan sekolah ikut terendam.

Camat Benakat, Hasbulah mengatakan, banjir ini disebabkan karena meluapnya beberapa sungai sehingga berimbas di sepanjang bantaran sungai seperti Karang Raja, Muara Enim, Tanjung Raman, Guci, Rami Pasai, Padang Bindu, Pagar Dewa, Betung, Pagar Jati, Gunung Megang dan lain-lain.

” Bahkan ada satu rumah milik Yuli Martati (36) warga Dusun 1, Desa Pagar Dewa, Kecamatan Benakat, dan dua rumah rusak atas nama Ahmad Yani dan Agus keduaya warga Desa Padang Bindu, Kecamatan Benakat., ” katanya dikutip dari lenterapendidikan.com

Lihat Juga :  Halal Bi Halal Tahun 2024 Sekaligus Peringatan Hari Jadi Provinsi Ke 78, PJ Gubernur Sumsel Sampaikan Ini

Menurut Hasbulah, dari hasil pendataan sementara, untuk rumah yang terendam dan terdampak banjir di kecamatan Benakat yakni di Desa’ Rami Pasai 150 rumah, Desa Pagar Jati 415 rumah, Desa Betung 200 rumah, Desa Pagar Dewa 250 rumah dan Desa Padang Bindu sekitar 560 rumah. Rumah kebanyakan berbentuk rumah panggung warga mengungsi ke atas rumah.

Selain itu, lanjut Hasbulah, untuk fasilitas umum SD 1, 2, 3, 6 untuk saat ini diliburkan. Kemudian seputaran Masjid Desa Betung terdampak banjir dan masjid Al Falah desa Padang Bindu dusun 3, Masjid Al Amalia desa Padang Bindu dusun 1, Masjid Al Fajri Desa Rami Pasai, Masjid Jamik Al-Ikhlas desa Pagar Jati dusun 3, SD 3 Betung tergenang air, Jembatan gantung Desa Betung, Kantor kades Desa Betung, Kantor BUMDES desa Betung.

Lihat Juga :  Halal Bi Halal Tahun 2024 Sekaligus Peringatan Hari Jadi Provinsi Ke 78, PJ Gubernur Sumsel Sampaikan Ini

“Kantor Kades Betung terendam air dengan kedalaman 30 cm sampai 1,5 meter. Kegiatan masyarakat yang berkebun terhambat dikarnakan luapan air,” ujarnya.

Masih dikatakan Hasbulah, untuk saat ini, pihaknya telah mendirikan posko utama Banjir & Longsor di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim, sebab lokasinya strategis untuk akses ke desa-desa yang lokasinya tinggi jauh dari banjir.

“Nanti semua bantuan kita kumpulan di Posko dan akan dibagikan sesuai kebutuhan,” ujar Hasbulah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.