VIRAL

Hilang 19 Jam, Bocah di Empat Lawang Ditemukan Menangis di Bawah Pohon Bambu

Sibernas.com, Empat Lawang,— Setelah hanpir 19 jam dinyatakan hilang. Serli (5), bocah perempuan yang dilaporkan hilang di Empat Lawang akhirnya berhasil ditemukan polisi dan warga. Dia ditemukan di bawah pohon bambu dalam kondisi menangis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Serli sendiri dilaporkan hilang di area perkebunan Air Asahan Dusun VII Air Ringkih Desa Air Mayan, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Empat Lawang pada Ahad (14/1/2024) pukul 16.00 WIB dan ditemukan oleh warga dan polisi keesokan harinya yakni pukul 11.30 WIB, Senin (15/1/2024).

Kapolsek Pasemah Air Keruh (Paiker), Ipda Hendri Suhendri mengatakan, setelah mendapat laporan dari orang tua korban, Berta (30) ibu Serli dan ayahnya Gano (35), pihaknya langsung turun ke lokasi di area perkebunan Air Asahan Dusun VII Air Ringkih Desa Air Mayan, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Empat Lawang.

“Anggota Polsek Paiker bersama warga telah melakukan pencarian ke lokasi yang dilaporkan anak ini hilang. Lalu dia (Serli) baru ditemukan pada 15 Januari 2024 sekitar pukul 11.30 WIB,” kata dia dikutip dari detik.com, Selasa (16/1/2024).

Lihat Juga :  Viral, Pelayanan Kantor Lurah Sukarami Tidak Ramah, Ini Tanggapan Pj Walikota Palembang

Hendri menjelaskan, setelah menerima laporan dari orang tua korban, tim yang dibentuk Bhabinkamtibmas Polsek Paiker dan Babinsa Koramil Ulu Musi dibagi menjadi 4 regu.

Tim 1 menyusuri aliran sungai ke atas bukit, tim 2 menyusuri sungai ke arah bawah, tim 3 naik ke atas perbukitan dan tim 4 mengarah ke perkampungan warga.

Kemudian tim 3 yang di komandoi Bhabinkamtibmas Polsek Paiker Brigpol Sutoko bersama Babinsa Koramil Ulu Musi Kopda Arjun Swandar dibantu masyarakat mengarah ke atas perbukitan.

“Saat tim 3 ini melakukan pencarian ke atas bukit,mereka mendengar ada teriakan anak kecil, selanjutnya tim menyebar dengan jarak 10 meter per regu, kurang lebih 40 menit pencarian akhirnya anak itu (Serli) ditemukan di bawah rimbunan pohon bambu sambil menangis,” kata dia.

Serli ditemukan dalam kondisi ketakutan. Melihat kondisi Serli yang menangis, tim pun menggendongnya dan membawa Serli turun dari bukit.

“Korban langsung digendong dan dievakuasi menuju pondok milik korban, tidak lama berselang korban pun dibawa ke puskesmas Nanjungan untuk diberikan pengobatan hingga kembali kerumahnya,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Serli, bocah perempuan berusia 5 tahun di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel) dilaporkan hilang oleh orang tuanya. Serli hilang di kebun saat orang tuanya sedang mencuci piring di dekat rumahnya.

Hilangnya Serli itu terjadi pada Minggu (14/1/2024) sekitar pukul 16.00 WIB. Kapolsek Pasemah Air Keruh (Paiker), Ipda Hendri Suhendri mengatakan, setelah mendapat laporan dari orang tua korban, Berta (30) ibu Serli dan ayahnya Gano (35), pihaknya langsung turun ke lokasi di area perkebunan Air Asahan Dusun VII Air Ringkih Desa Air Mayan, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Empat Lawang.

“Anggota Polsek Paiker bersama kurang lebih 150 orang warga telah melakukan pencarian ke lokasi yang dilaporkan anak ini hilang. Namun hingga kini belum membuahkan hasil,” jelasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.