KRIMINALITAS

Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Muba, Kepala Korban Dipukul Menggunakan Besi

Sibernas.com, Palembang-Tersangka pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Eeng Praza (48), melakukan rekonstruksi yang digelar Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Rabu (10/1/2024).

Sebanyak 22 adegan dilakukan oleh tersangka dan beberapa peran pengganti. Rekonstruksi dimulai saat Eeng Plaza datang ke rumah korban Heri. Tersangka datang ke rumah korban untuk menagih uang hasil penjualan handphone dan modal yang sebelumnya diberikan kepada Heri.

Dalam rekonstruksi diketahui bahwa tersangka Eeng tidak hanya memukul Heri menggunakan kayu bakar, juga memukul kepala korban berkali-kali menggunakan besi. Sebelumnya tersangka datang ke rumah Heri dengan maksud menagih uang modal jual beli dan hasil keuntungannya.

Heri yang merasa tak senang ketika ditagih oleh Eeng kemudian mengambil parang dan membacok Eeng yang saat itu sedang duduk di depan pintu rumahnya hingga terjatuh sampai ke luar rumah. Eeng membalas Heri dan memukulnya dengan kayu bakar yang diambil di depan rumah korban. Eeng berbalik mengejar korban ke dalam rumah sambil memegang kayu.

Lihat Juga :  Tragis, Tewas Kecelakaan Usai Pamit Ambil Uang di ATM

Sesaat kemudian Heri hendak mengambil sebatang besi, Eeng memukulnya menggunakan kayu bakar lalu mengambil besi tersebut untuk memukul Heri berkali-kali. Tersangka Eeng juga memukul anak perempuan Heri, Aurel (5) terlebih dulu menggunakan kayu kemudian juga memukul Marcel.

Setelah itu Eeng menendang jasad Aurel hingga masuk ke septic tank dan berjalan masuk ke rumah. Karena melihat Heri masih bergerak Eeng kembali memukulnya dan kemudian mengikat jasad Heri dan Masturah.

Setelah adegan rekonstruksi tersebut Eeng berucap selama di tahanan dia masih sering terbayang detik-detik ketika ia menghabisi nyawa keempat korban satu per satu.

“Masih terbayang dengan wajah korban dan masih ingat adegannya seperti apa,” ungkap Eeng di sela proses rekonstruksi di Polda Sumsel.

Lihat Juga :  Dituduh Jadi Informan Polisi, Rusli Dikeroyok Pakai Kayu

Eeng meminta maaf kepada keluarga korban atas perbuatannya.

“Saya khilaf dan untuk keluarga korban saya minta maaf,” katanya

Kasubdit Jatanras Kasubdit 3 Jatanras AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, SIK, MH, melalui Kanit 4 Kanit Unit 3 Jantaras AKP Taufik Ismail mengatakan, rekonstruksi tersebut merupakan langkah untuk melengkapi berkas baru untuk dibawa ke kejaksaan.

“Rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas kasusnya yang akan diserahkan kepada kejaksaan,” katanya.

Reporter: Yola Dwi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.