KRIMINALITAS

Bacok Lawannya Hingga Tewas, Ketua Geng 45 Diringkus

Sibernas.com, Palembang-Jatanras Polda Sumsel berhasil meringkus satu dari keenam pelaku aksi tawuran yang terjadi di sekitar Rumah Susun (Rusunawa).

Pelaku bernama KA alias Keken (17), warga Jalan Tangga Takat Laut, Lorong Ekasapt, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang. Pelaku ditangkap setelah menghabisi nyawa Ilham Sayudi, yang mengalami luka di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam jenis celurit milik salah satu orang pelaku.

Hal tersebut diungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes M Anwar Reksowidjojo didampingi Kasubdit Jatanras Kompol Agus Prihadinika, SIK, MH, dan Kanit 1 Kompol Willy Oscar, SE, saat melakukan ungkap kasus Jumat (8/12/2023).

Kombes M Anwari mengatakan,
kejadian tersebut terjadi di Jalan Radial Rusunawa tepatnya,14 Oktober 2023 pukul 04.00 WIB. Saat itu, korban sedang duduk dengan rekannya, lalu tiba-tiba datang sekelompok orang yang disebut Basis 54 yang langsung menyerbu korban.

Lihat Juga :  Emak-emak Beraksi di Perayaan Cap Go Meh, Berhasil Copet Handphone Pengunjung

“Korban sempat ingin melarikan diri namun terjatuh hingga salah satu pelaku membacok dengan celurit sedangkan teman-temannya lainnya menggunakan senjata tajam. Kelompok geng tersebut juga sempat melakukan aksi tersebut sambil melakukan live streaming di media sosial,” katanya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka dam sempat dilarikan ke rumah sakit namun tidak bisa tertolong. Polisi lalu bergerak cepat dan melakukan penyelidikan dan penangkapan pelaku di salah satu mall di Palembang.

“Kami melakukan penangkapan dan penggeledahan kepada pelaku pada 6 Desember 2023 saat pelaku aberada di Mall JM,” katanya.

Pelaku yang sudah putus sekolah merupakan ketua geng dari Basis 45 yang menginisiasi adanya penyerangan tersebut

“Pelaku sudah putus dari kelas 1 SMK dan merupakan ketua geng tersebut,” ungkapnya.

Masih terdapat 5 orang lainnya yang masih dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian yang tidak lain merupakan kelompok geng juga menghabisi nyawa korban.

“Terdapat 5 orang pelaku lainnya ya masih kita selidiki dan kejar bernama DY, BG, FR, DJ, PT dan geng yang melakukan penyerangan tersebut,” katanya.

Untuk tersangka dikenakan pasal 170 ayat 2 Ke-3 Jo 351 ayat (3) dan Pasal 351 (3) dan 79 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Peradilan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun.

Dia mengimbau kepada para remaja Kota Palembang untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bukan melakukan aksi tawuran.

“Daripada ke luar malam, dan melakukan tawuran hingga jatuhnya korban lebih baik melakukan aktifitas positif,” saran M Anwar Reksowidjojo.

Reporter: Yola Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.