KRIMINALITAS

Penampakan 9 Keping Emas Hasil Gasak Toko Emas di PALI

Sibernas.com, Palembang-Selain mengamankan empat orang pelaku utama perampokan toko emas Fateha di Pasar Inpres Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (31/10/2023), Jatanras Polda Sumsel juga berhasil mengamankan barang bukti emas yang dirampok.

Namun, sayangnya barang bukti tersebut sudah dilebur oleh pelaku dengan menggunakan alat khusus untuk meleburkan emas jenis 24 karat dan 22 karat.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo saat melakukan ungkap kasus, Rabu (8/11/2023).

“Setelah dilebur, perhiasan emas itu menjadi 9 keping dan rencananya akan dibawa dan dijual ke Jakarta,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum.

Perhiasan emas yang digasak pelaku, yakni emas 24 karat sebanyak 2 kilogram dan emas 22 karat sebanyak 2 kilogram.
Barang bukti sebanyak 9 keping tersebut diamankan dari tersangka Yudi Saputra (35) warga Kelurahan Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang diringkus di Garingging Pariaman, Sumbar, berperan sebagai orang melebur emas sekaligus penadah emas hasil rampok.

Lihat Juga :  Diminta Siapkan Surat Cerai, Selingkuhan Kirim Video Tanpa Busana Bersama sang Istri

Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 9 keping emas dengan berat sekitar 1,5 KG yang rencananya akan dijual ke Jakarta, dan 2 alat yang dipakai untuk melebur.

Tersangka Yudi mengatakan, tidak mengenal para pelaku dan hanya menerima pesanan untuk melebur dan menjual emas tersebut.

“Saya tidak kenal dan tidak ikut mereka, saya hanya dapat pesanan untuk melebur dan menjualnya di Jakarta,” ujar Yudi.

Dari pengakuannya dirinya belajar meleburkan emas tersebut secara otodidak dan memerlukan waktu 2 hari untuk melebur emas tersebut.

Reporter: Yola Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.