NASIONAL

300 Ribu Orang di Singapura Menderita Gagal Ginjal, Diabetes Disebut Pintu Masuk Utamanya..!

Sibernas.com, Singapura—- Lebih dari 300 ribu orang di Singapura menderita penyakit ginjal kronis. Berdasarkan catatan pemerintah, hanya 9.000 kasus yang berhasil didiagnosis.

“Itu baru kasus yang terdeteksi. Untuk setiap 10 diagnosis, diperkirakan lima hingga tujuh orang tidak mengetahui kondisi mereka,” ujar Yeo See Cheng, Kepala Kedokteran Ginjal di Rumah Sakit Tan Tock Seng (TTSH), dikutip Channel News Asia, Selasa (25/7/2023).

Yeo mengungkapkan sekitar sepertiga dari pasien tersebut tidak menyadari bahwa ginjal mereka bermasalah. Kondisi ini semakin memburuk karena keterlambatan penanganan.

“Ini berarti 200.000 lebih banyak orang dapat berjalan-jalan tanpa menyadari bahwa ginjal mereka mengalami masalah. Jika dibiarkan, akan berkembang menjadi gagal ginjal kronis,” tambahnya.

Lihat Juga :  Musibah di Hari Raya, Ratusan Rumah di Teluk Bentung Bandar Lampung Terendam Banjir

Sejauh ini sambungnya, diketahui penyebab kasus gagal ginjal paling umum di Singapura didominasi diabetes tipe 1 dan tipe 2. Sementara penyebab lainnya termasuk hipertensi, peradangan, dan faktor genetik.

Mengutip detik.com, banyak pasien yang datang ke rumah sakit dengan kondisi yang sudah parah, seperti kaki yang membengkak hingga perut yang gatal tak tertahankan. Di saat itulah, kondisi ginjal pasien tengah di ambang kegagalan. Artinya, kerusakannya sudah tidak bisa diperbaiki lagi.

” Maka dari itu, pasien harus segera menjalani prosedur cuci darah atau dialisis. Prosedur itu menjadi terapi seumur hidup, kecuali akan dilakukan transplantasi ginjal dalam waktu dekat. Ini seperti silent killer. Karena pada tahap awal, pasien tidak memiliki gejala apapun. Mereka merasa normal, merasa sehat, meski fungsi ginjalnya menurun,” jelas Yeo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.