PALEMBANG

Ratu Dewa Aktif Terima Aduan & Keluhan Masyarakat Lewat DM, WA dan SMS

Sibernas.com, Palembang-Banyaknya permasalahan di Kota Palembang yang harus diselesaikan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa aktif terjun langsung membenahi keluhan masyarakat.

Ratu Dewa aktif terima aduan dan keluhan masyarakat melalui Direct Message (DM) Instagram, pesan langsung lewat WhatsApp ataupun pesan singkat (SMS).

Di tengah kesibukannya sebagai pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) tertinggi di Kota Palembang, dirinya selalu menyempatkan diri untuk membaca setiap aduan maupun keluhan yang masuk dari masyarakat.

“Rata-rata aduan dan keluhan masyarakat ini masuk ke DM Instagram, ada juga yang WA, dan SMS. Pesan yang masuk ini rata-rata 20 sampai dengan 35,” katanya.

Bahkan, untuk komentar yang di posting ada yang sampai sampai dengan 250-an lebih komentar pengaduan yang masuk.

Lihat Juga :  Tak Berlakukan WFH, ASN dan Honorer Pemkot Palembang Disidak Usai Libur Lebaran

“Ini saya baca satu persatu, dan langsung kita teruskan kepada OPD terkait untuk segera ditindak lanjuti,” katanya.

Tindak lanjut ini juga dirinya pantau juga langsung.

“Jika sudah ada tim ke lapangan saya pergi dan nanti saya minta bukti foto before dan after,” katanya.

Tidak hanya meneruskan ke OPD terkait, dirinya juga memastikan aduan masyarakat bisa cepat ditangani dan juga diselesaikan dengan terkadang turun langsung.

“Kalau waktu saya ada longgar saya turun langsung ke lapangan untuk meninjau,” katanya.

Sedangkan untuk yang kirim pesan lewat DM diakuinya, kadang sempat tertunda baca dan tindak lanjutnya, dikarenakan kesibukan tugas dinas.

Lihat Juga :  Sembako Gratis Untuk Atasi 12.812 Orang Miskin Ekstrem di Palembang

“Tapi tetap ini biasanya sesudah subuh saya baca dan waktu longgar istirahat,” katanya.

Menurut Dewa, aduan masyarakat yang ia terima ini bervariatif, tapi hal-hal yang paling banyak, yaitu kaitannya dengan lampu mati, jalan berlobang, pohon roboh, minta dipindahkan tiang listrik, air PDAM, ekonomi keluarga, minta pekerjaan, dan pengen foto.

“Ini juga yang masuk bukan sebatas warga kota Palembang saja, bahkan ada dari luar Palembang bahkan dari daerah Sulawesi dan Jawa yang biasanya pengen foto,” katanya.

Reporter: Pitria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.