PENDIDIKAN

Kreatif, Mahasiswa Unanti Palembang, Sulap Daun Sirih Menjadi Keripik

Sibernas.com, Banyuasin,-Daun sirih merupakan salah satu tanaman yang jarang diolah menjadi makanan maupun masakan. Namun di tangan kreatif mahasiswa Universitas Tridinanti (Unanti) Palembang, daun bernama ilmiah piper betle itu bisa dikreasikan menjadi keripik yang renyah dan gurih.

Sekelompok mahasiswa mata kuliah Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unanti Palembang ini, berinisiatif mengolah daun sirih menjadi keripik. Dengan dibantu dosen pembimbing Dr M Ima Andriyani, SE, MSi, mereka melakukan pengabdian kepada masyarakat Desa Kayuara Kuning, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Kamis (1/2/2023).

Proses penggorengan keripik daun sirih.

“Kami melakukan pengabdian masyarakat dengan sasaran ibu-ibu di Desa Kayuara Kuning. Di sana, kami melakukan praktik pembuatan keripik dari daun sirih,” ujar Ima.

Ia mengatakan, dalam pengabdian itu, mereka melakukan praktik secara langsung bagaimana cara pembuatan keripik daun sirih guna meningkatkan minat masyarakat dalam berinovasi.

Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik, dan mereka begitu bersemangat mencoba membuat keripik dari daun sirih. Target dari pengabdian ini adalah sosialisasi tentang ekonomi produktif melalui pengembangan inovasi produk keripik daun sirih,” katanya.

Keripik daun sirih yang sudah dikemas.

Keripik sirih, lanjutnya, menjadi olahan makanan dari tanaman herbal dengan sejumlah manfaat kesehatan. Daun sirih bisa bermanfaat untuk menghilangkan bau badan, mengatasi diabetes, mencegah jerawat, hingga mengurangi bau mulut.

“Cemilan sirih ini tidak sekadar sebagai makanan ringan, tetapi ini salah satu makanan sehat dan tentunya bermanfaat bagi tubuh,” ujar perempuan yang juga Wakil Dekan 1 FEB Unanti Palembang.

Hasil inovasi ini juga membuktikan bahwa daun sirih mempunyai nilai jual. Meskipun daun sirih itu pahit, namun dengan pengolahan yang pas, banyak masyarakat tidak sadar bahwa yang dimakan adalah daun sirih.

Lihat Juga :  Pungut Sumbangan Perpisahan Rp200 Ribu, SMPN 7 Palembang Beri Penjelasan

“Keripik daun sirih yang sudah dibuat, kami bagikan ke sejumlah masyarakat, dan mayoritas merek tidak mengetahui jika keripik yang mereka makan terbuat dari daun sirih, karena rasanya gurih dan renyah,” terang Ima.

Pelatihan ini tidak berhenti sampai pembuatan keripik sirih, karena varian rasa, pengemasan dan cara memasarkan keripik daun sirih akan menjadi agenda selanjutnya. Karena dengan kemasan yang inovatif dan menarik dapat membantu daya jual lebih tinggi.

“Setelah ini kami terus melakukan monitoring kegiatan pascapelatihan. Harapannya adalah masyarakat terutama ibu-ibu semakin termotivasi untuk terus melakukan inovasi dan menjadikan keripik daun sirih menjadi upaya menambah penghasilan keluarga.
Dan semoga kegiatan ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat,” harapnya.

Cara Membuat Keripik Daun Sirih

Untuk membuat keripik daun sirih, dibutuhkan berbagai bahan dan cara mengolah yang tepat untuk menghilangkan rasa pahit si daun sirih.

Andini, mahasiswi Unanti Palembang mengatakan, bahan yang diperlukan antara lain, 70 lembar daun sirih yang tidak terlalu tua, 250 gram tepung beras,
50 gram tepung tapioka, 3 sendok makan santan instan, air secukupnya, telur, penyedap, garam, ketumbar bubuk, kunyit bubuk, minyak secukupnya, daun jeruk, kemiri dan bawang putih.

Adapun, daun sirihnya juga harus diproses terlebih dahulu sebelum digoreng. Pertama, daun sirih dicuci bersih, kemudian direbus untuk mengurangi rasa dan bau anyir dari daun sirih selama 2-3 menit.

Setelah direbus, daun siri diangkat dan dicuci kembali dengan air bersih, dan dijemur hingga kering. Selanjutnya, daun sirih yang telah kering, dimasukkan satu per satu ke dalam adonan tepung dan digoreng dengan minyak yang sudah panas.

Lihat Juga :  Al Furqon Fantastic Competition Tahun 2024 Digelar, Gali Potensi dan Kreativitas Siswa

“Panaskan minyak dengan api sedang, celupkan satu per satu daun sirih ke dalam adonan tepung lalu goreng hingga kedua sisinya berwarna kuning kecoklatan dan mengering,” jelas Andini, mahasiswi yang memiliki ide pembuatan keripik daun sirih.

Manfaat Daun Sirih

Gita Fariansyah mahasiswi Unanti Palembang lainnya mengatakan, daun sirih dipilih karena mempunyai manfaat yang luar biasa untuk kesehatan dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Ada pun manfaat daun sirih untuk kesehatan antara lain, menyehatkan saluran pencernaan, menyembuhkan luka, menjaga kesehatan mulut dan gigi, mencegah infeksi karena bakteri,
mencegah kadar gula dalam darah tinggi dan mencegah penyakit kanker.

Daun sirih mempunyai zat-zat penting. Yakni, antiseptik, anti jamur, anti bakteri, anti kanker juga. Daun ini ini memiliki zat hidroksikavicol, kavikol, kavibetol, allylpyrokatekol, cineole, caryophyllene, cadinene, estragol, terpentin, seskuiterpen, fenil propana, tanin, diastase, gula, dan pati.

“Zat tersebut yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh,” tambahnya.

Lanjutnya, daun sirih juga mengandung arecoline di seluruh bagian tanaman yang bermanfaat untuk merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, dan meredakan dengkuran.

“Bahkan daunnya mengandung eugenol yang mampu mencegah ejakulasi dini, membasmi jamur candida albicans, dan bersifat analgesik atau meredakan rasa nyeri, juga mengandung tannin yang bermanfaat mengurangi sekresi cairan pada vagina, melindungi fungsi hati, dan mencegah diare,” papar Gita.

Selain Andini dan Gita, sejumlah mahasiswa Unanti Palembang mata kuliah Kewirausahaan juga mengikuti pengabdian kepada masyarakat. Yakni, Rismalini,.Muhammad Habib Mubarok,
M Riduan, Jerry Maesya Irawan, Adelia Oktarina, Sandi Efriyansyah, Zhaqiroh In Am Ramadhan, Tina, Putri Dewi dan Sindi Pratiwi.

Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.