KRIMINALITAS

Beri Tanggapan, ESP: Nama Baik Saya dan Keluarga Rusak

SIBERNAS.com, Palembang-Anggota DPR RI asal Sumsel Ir H Eddy Santana Putra (ESP), MT, angkat bicara terkait dugaan kasus penipuan yang dilakukan Aziz Muslim.

Eddy menegaskan jika dirinya sama sekali tidak mengetahui adanya pemberian uang total sebesar Rp1miliar kepada Aziz dan Agil.

“Tidak ada saya makan uangnya, bahkan saat pelapor memberikan uang kepada Agil dan Aziz saya tidak mengetahuinya,” ujar Eddy Santara saat melakukan konferensi pers, Jumat (10/2/2023).

Menurutnya, kronologis bermula sewaktu seseorang bernama Agil dan beberapa orang datang ke kediaman pribadinya di bulan September 2021.

“Pada 2021 yang lalu, Agil dan beberapa orang ada datang ke rumah, mereka meminta saya buat ngurus proyek di Prabumulih dengan membawa rencana anggaran,” katanya.

Namun dirinya menolak proyek tersebut karena dirinya adalah seorang Anggota DPR RI.

“Saya menolak dan tegaskan saat itu saya tidak bisa karena sebagai pejabat negara tidak boleh mengurusi, apalagi terlibat dengan hal tersebut,” lanjut mantan Walikota Palembang itu.

Dirinya menyarankan jika memang benar-benar serius disarankan untuk berhubungan langsung dengan pihak swasta yang diakui memang dikenalnya. Dia menyarankan kepada satu perwakilan dari pihak perusahaan swasta yaitu, Aziz Muslim yang belakangan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Saat itu saya bilang coba langsung sama mereka berdua karena mereka yang punya perusahaan. Silahkan kamu bicara ke mereka,” ujarnya.

Namun, setelah itu dia mengaku tidak lagi mengetahui tindaklanjut dari hasil pembicaraan di rumahnya tersebut. Dia mengaku, dirinya bertemu di Bogor bersama Agil untuk melakukan pertemuan, namun dirinya tidak mengetahui apa yang akan dibicarakan.

Lihat Juga :  Batre Tower Dicuri, Jaringan Seluler Terganggu

“Saya duduk sebentar dan pergi, setelah itu saya tidak tau. Saya mengingatkan untuk hati-hati adanya transaksi gelap,” ujarnya.

Setelah pertemuan tersebut dirinya tidak mengetahui kelanjutan proyek tersebut. Dirinya terkejut saat dilaporkan oleh Brllliant Wijaya Alias Ahong.

“Laporan dan pemberitaan yang menjurus kepada saya seakan merusak nama baik saya, dan keluarga saya,” keluhnya.

Hingga akhirnya Aziz Muslim ditangkap oleh Unit 3 Jatanras Polda Sumsel, namun saat ini dikabarkan pelapor telah mencabut laporannya dan telah berdamai.

“Saya anggap ini telah selesai. Mereka selesai dan berdamai, pelapor sudah mencabut laporannya kemarin, saya pikir lapornya salah kamar,” tegasnya.

Dirinya menegaskan akan melakukan somasi dan melaporkan kepada Dewan Pers terkait pemberitaan yang mencatut namanya tanpa adanya konfirmasi.

Reporter: Yola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *