KRIMINALITAS

Pasutri Korban Tabrakan di Simpang Dogan Dimakamkan

SIBERNAS.com, Palembang-Kedua korban kecelakaan maut yang menewaskan dua orang pengendara sepeda motor terjadi di Simpang Dogan Perumnas Kenten dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Borang, Senin (23/1/2023) sekitar pukul 13:00 WIB.

Korban diketahui merupakan pasangan suami istri (Pasutri), Syafrullah (35) dan Nindia Kusuma Harahap (28). Sebelumya, keduanya tewas dalam kecelakaan lalulintas di Jalan Residen Amaluddin, Simpang Dogan, Perumnas, Sako, Minggu (22/1/1023).

DPasutri tersebut beralamat di Jalan Lebak Murni, Perum Griya Lembah Hijau, Blok Cattelya, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Palembang.

Kedua korban disemayamkan di rumah orang tuanya di Jalan Nangka III, Komplek Multi Wahana, Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Palembang. Kedua korban disalatkan di Majid Istiqlal.

Dari pantuan terlihat keluarga, kerabat, dan rekan kerja kedua korban melayat ke rumah duka dan mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir.

Lihat Juga :  Mantan Ketua DPRD Palembang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Jargas PT SP2J Palembang

Hadir pula pihak kepolisian dari Polsek Sako dan
Satlantas Polrestabes Palembang, yaitu Kanit Gakum Iptu Arham Sikakum.

“Kedua korban mengalami luka parah di bagian kepala dan luka lecet di sekujur tubuh lainnya,” ujar Kanit Gakum Iptu Arham Sikakum.

Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pengemudi mobil masih dalam belum begitu mahir dalam mengemudikan mobil dan saat ini Pengemudi mobil masih dalam pemeriksaan di Polrestabes Palembang.

“Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor yang dibawa korban berada di depan. Diduga si pengemudi Innova tadi hendak menginjak rem tapi malah terinjak gas saat melihat motor sudah terlalu dekat,” katanya.

Untuk kondisi anak korban saat ini telah sadar dan saat ini masih dilakukan perawatan intensif oleh dokter di Rumah Sakit Umum Mohammad Husein (RSMH) Palembang.

Lihat Juga :  Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Bobol Rumah

“Untuk korban Dania Elshanum Nuwaira yang mengalami luka benturan di kepala dan lecet di dekat pipi sudah sadarkan diri dan masih dalam perawatan. Tadi Kapolrestabes Palembang dan Kasat Lantas sempat menjenguk korban di RS,” ujarnya.

Ayah dari korban Nindia Kusuma Harahap, Sutan Harahap mengharapkan, pengemudi mobil bisa mempertangungjawabkan perbuatanya sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Saya berharap pengemudi mobil tersebut bisa mempertangungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku di negara kita,” katanya.

Diketahui dari ayahnya, korban baru pindah selama dua minggu ke rumah barunya di Perumahan Griya Lembah Hijau, Blok Cattleya, Kecamatan Sako, Palembang. Pasutri terebut tinggal di sana bersama buah hatinya, Dania Elshanum Nuwaira yang baru berusia 8 bulan.

Reporter: Yola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *