KRIMINALITAS

Buronan Perampokan Uang Gaji Karyawan PT Mitra Ogan Diringkus saat Menemui Calon Mertua

SIBERNAS.com, Palembang-Tim Opsnal Unit 3 subdit Jatanras Polda Sumsel berhasil mengamankan pelaku buronan kasus perampokan uang gaji karyawan dari PT Mitra Ogan senilai Rp591 juta.

Husin Arip (35), duda asal Kabupaten Banyuasin, diringkus polisi saat berada di rumah calon mertua pimpinan kanit Kompol I Putu Suryawan dan Panit Iptu Novel Setiawan, Jumat (20/1/2023) pagi.

Tersangka Husin diringkus saat menemui kekasih dan calon mertuanya yang berada di di Gang Kelinci, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang.
Tersangka mengaku minggu depan akan melangsungkan pernikahan untuk yang kedua kali.

“Waktu ditangkap saya lagi di rumah pacar saya, rencana sepuluh hari lagi mau menikah,” ujarnya.

Lihat Juga :  Mantan Ketua DPRD Palembang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Jargas PT SP2J Palembang

Husin mengaku perannya sebagai supir dalam perampokan uang senilai Rp591 juta yang baru dicairkan di salah satu bank di Kota Baturaja. Husin bersama komplotannya tersebut mengikuti mobil korban usai keluar dari bank.

“Dalam perampokan itu saya mengawasi korban saat melakukan pencairan di bank. Setelah keluar aku ikutin dari belakang pakai motor, sementara teman teman aku ngikutin pakai mobil,” katanya.

Usai berhasil merampok gaji karyawan PT Mitra Ogan, Husin mengaku menerima bagian sebesar Rp120 juta yang digunakannya untuk berlibur seperti Kota Batam dan Lampung bersama dengan pacar barunya.

“Sebagian saya pakai untuk beli pakaian, selebihnya saya habiskan untuk liburan dan pesta sabu sama temen saya,” ucapnya.

Lihat Juga :  Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Bobol Rumah

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika menjelaskan, saat ini tersangka Husin masih dilakukan pemeriksaan lebih mendalam oleh penyidik Unit Tiga Subdit Jatanras Polda Sumsel.

“Dalam aksi perampokan tersangka Husin sebagai pilot, mengikuti mobil yang dibawa A (DPO). Ada dua lagi anggota komplotan ini yang belum ditangkap dan satu tersangka yang sudah lebih dulu ditangkap Unit 4 atas nama Erwin alias Raden,” kata Agus.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat melanggar Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara selama lima tahun.

Reporter: Yola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *