KRIMINALITAS

Pelaku Pembunuhan di Jembatan Gledek Diringkus, Motif Dendam Lama

SIBERNAS.com, Palembang-Polisi akhirnya mengamankan tersangka pelaku pembunuhan M Ilham (20), warga Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan IT III, Palembang, di pangkal Jembatan Geledek, Senin (16/1/2023) sekitar pukul 04.30 dinihari WIB.

Tersangka bernama Muhammad Sarif alias Ayuk (20) warga Jalan Segaran, Lorong Kebangkan, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan IT III. Tersangka ditangkap oleh Team Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim bersama Unit Reskrim Polsek IT II Palembang di kawasan Kalidoni, Senin (16/1/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kejadian berawal saat tersangka sedang berada di lualar rumah untuk berkumpul-kumpul sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis pedang.

Lalu saat berada di Jembatan Geledek langsung dan menyiapkan alat yang sebelumnya dibawa berupa pedang panjang yang diikat di bambu mirip seperti tombak.

Lihat Juga :  Tersulut Emosi, Pekerja Perbaikan Jalan Keroyok Sopir Feeder LRT Sumsel

Dari arah depan melihat korban Muhammad Ilham yang mengendarai sepeda motor bersama temannya.

Tersangka langsung menghampiri korban dan langsung menusuk korban di bagian perut bawah dekat dengan alat kelamin dengan sajamnya dan pelaku langsung pergi. Akibat kejadian ini, korban meninggal dunia dan keluarga korban melaporkan ke SPKT Mapolsek IT II Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah didamping Kapolsek IT II Kompol Kompol Fadilah Erni Ersa mengatakan, setelah pihaknya mendapat laporan korban, anggotanya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku.

“Pelaku diamankan di tempat keluarganya di kawasan Kalidoni Palembang,” ujarnya

Dari kejadian tersebut pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 hingga 20 tahun penjara.

Sementara, menurut pengakuan tersangka dirinya mempunyai dendam lama dengan korban lantaran pernah ditantang berkelahi.

“Saya kebetulan bertemu dengan korban di jalan, saya menyimpan dendam lama karena dia menantang berkelahi dan katanya dia kebal. Setelah itu saya kabur ke tempat keluarga di Kalidoni dan akhirnya tertangkap,” ujar Sarif.

Reporter: Yola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *