SUMSEL

Sumsel Tak Masuk Dalam Kategori Beresiko tinggi untuk Penyebaran Virus Polio

Sibernas.com, Palembang-Provinsi Sumatera Selatan a(Sumsel) tidak Masuk dalam kategori Beresiko tinggi untuk Penyebaran Virus Polio. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel, Trisnawarman saat diwawancarai, Selasa (22/11/2022)

Trisnawarman mengatakan, berdasarkan analisis World Health Organization (WHO), terdapat 30 Provinsi di Indonesia yang masuk dalam kategori beresiko tinggi penyebaran virus Polio. “Ya, 30 Provinsi di Indonesia masuk dalam kategori Beresiko tinggi penyebaran virus polio, Alhamdulillah Provinsi Sumsel tidak masuk dalam 30 Provinsi tadi,” katanya

“Ketiga provinsi itu yaitu Provinsi Banten, Bali dan Yogyakarta,” ujar Trisnawarman

Trisnawarman mengungkapkan, kondisi ini patut di syukuri dan hal ini merupakan berkat kerja keras tim medis dan pelayanan di seluruh pelayanan kesehatan. “Tenaga medis tetap konsisten dan berupaya agar cakupan imunisasi di pelayanan kesehatan tetap terjaga dan bayi serta balita agar mendapatkan imunisasi dasar,” ungkapnya

Lihat Juga :  100 Personil Amankan Kejurnas Paralayang di Gunung Dempo

Dijelaskannya, saat pandemi memang terjadi penurunan imunisasi karena larangan untuk melakukan aktifitas di luar ruangan. Namun tim tetap melakukan pelayanan agar balita dan anak anak tetap mendapatkan imunisasi. “Selain itu pihaknya tetap menekankan gaya hidup sehat dengan program Gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) di masifkan keseluruhan kabupaten kota hingga ke tingkat desa maupun posyandu,” jelas Trisnawarman

Trisnawarman menambahkan, Meski begitu masyarakat tetap waspada dan kenali ciri-ciri penyakit Polio. “Siapa pun punya potensi mengidap penyakit ini. Namun umumnya, kasus polio ditemukan pada anak-anak di bawah usia lima tahun, terutama bagi mereka yang belum mendapatkan vaksin polio,” katanya

Reporter : Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us