PENDIDIKAN

STIQ Al Lathifiyyah Palembang Hasilkan 13 Orang Hafiz Quran 30 Juz

SIBERNAS.com, Palembang-Sekolah Tinggu Ilmu Alquran (STIQ) Al Lathifiyyah Palembang, adalah satu-satunya kampus di Palembang yang fokus keilmuan Alquran.

Ketua STIQ Al Lathifiyyah Palembang Hj Lailatul Mu’jizat, SUd, MAg, Al Hafizhah, mengatakan, mereka terus melakukan pembenahan akademik dan non akademik.

Perkembangan zaman yang begitu cepat membuat mereka harus merespon peluang dan mengantisipasi tantangan yang dinamis untuk mewujudkan visi mewujudkan STIQ Al Lathifiyyah Palembang berbasis pesantren sebagai pusat pendidikan, pengkajian, pengembangan studi Islam, dan mampu menghasilkan temuan yang dinamis.

“Dari proses pembenahan dan perbaikan, sehingga bisa mencapai prodi Alquran sudah terakreditasi,” katanya saat menggelar wisuda perdana di Hotel Aston, Sabtu (21/5/2022).

Lihat Juga :  Ciptakan Sejarah, UIN Raden Fatah Palembang Kukuhkan 9 Guru Besar

Wisudawan dan wisudawati berjumlah 28 orang yang berasal dari wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Ada 13 orang hafiz quran 30 juz.

“STIQ Al Lathifiyyah Palembang akan konsisten memberikan beasiswa kepada hafiz Quran 10, 20 dan 30 juz. Untuk mahasiswa dengan Indeks Prestasi Tertinggi (IPK) tertinggi di setiap prodi juga kami berikan beasiswa,” katanya.

Kepada mahasiswa yang diwisuda, dia berharap ilmu yang didapat selama kuliah menjadi bekal berharga dalam upaya kajian keislaman dibidang ilmu Alquran.

“Kami juga berharap wisudawan dan wisudawati agar menjaga Akhlakul Karimah dan menjunjung tinggi nilai Alquran dimanapun berkiprah. Karena sudah menjadi tugas kita bersama untuk menegakkan Alquran dan menyebarkan risalah mulia Islam rahmatan lil alamin,” katanya.

Lihat Juga :  UIN Raden Fatah Palembang Kukuhkan 9 Guru Besar

Lailatul Mu’jizat mengungkapkan, jumlah mahasiswa di STIQ Al Lathifiyyah Palembang terus meningkat. Itu juga harus diikuti peningkatan sarana dan prasarana.

“Harapan kita perencanaan pembangunan gedung lantai dua bisa cepat diselesaikan,” katanya.

Reporter: Yanti
Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.