KRIMINALITAS

Minum Air garam dan Makan Melati Bisa Bikin Hamil, Ratusan Ibu-ibu di Sumsel Tertipu Kerugian Hingga Ratusan Juta

SIBERNAS.com, Palembang– Kepolisian sektor Talang Kelapa berhasil mengungkap kasus penipuan dengan modus bisa membuat pasien hamil

Usai melakukan pengobatan, pasien dinyatakan hamil oleh pelaku namun hal tersebut hanyalah rekayasa yang dilakulan oleh pelaku untuk mendapatkan keuntungan dari pasiennya

dari ungkap kasus tersebut Polisi mengamankan 3 orang tersangka yaitu Sarwati alias Teteh yang berperan sebagai terapi urut dibantu dengan MA sebagai mencatat dan mensugesti pasien, dan DW yang mengaku sebagai bidan.

Menurut Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Sigit Agung Susilo tersangka diamankan di tempat prakternya, Senin (29/3).
“Tersangka kita tangkap di tempat mereka melakukan prakter penipuan sekitar pukul 17:00 WIB”, ungkapnya.

Diketahui para tersangka melakukan praktek palsu tersebut di Perum Puri Gading Mas Desa Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Lihat Juga :  Sempat Telpon Polisi, IRT Diselamatkan dari Aksi Bunuh Diri

Menurut penjelasan para tersangka ada beberapa syarat yang harus dilakukan dan pantangan yang tidak boleh dilakukan.
“Kami meminta para korban untuk minum air garam, makan lele bakar dan memakan bunga melatih. Kami juga tidak memperbolehkan untuk memeriksa ke tempat lain. Kalau dilanggar janin itu akan hilang”,ungkap Teteh.

Namun, sudah beberapa bulan dinyatakan hamil oleh pelaku korbanpun merasa curiga karena tidak ada menunjukan tanda-tanda kehamilan yang dialaminya

Akhirnya korban memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan dan hasilnya para korban ini sama sekali tidak hamil.

Dari itulah, korban yang merasa sudah ditipu pelaku melaporkannya ke Polsek Talang Kelapa Banyuasin.

Dari Hasil pemeriksaan, Teteh bersama tersangka lainnya sudah melakukan praktek tersebut selamat 3 tahun dan sudah memakan korban sampai saat ini berjumlah 300 orang dengan total kerugian berkisar 250 juta rupiah.

Kompol Sigit Agung Susilo juga mengatakan tersangka akan diancam hukuman dengan pasal penipuan 378.

“Kita akan kenakan pasal 378 atas penipuan dengan ancaman paling lama 4 tahun”, tutupnya.

reporter : YOLA DWI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *