SUMSEL

Advokat Muda Harus Menjaga Etika

SIBERNAS.com, Palembang-Advokat muda diingatkan untuk menjaga etika dan disiplin dengan cara tepat waktu, serta enjaga kepercayaan dan bersikap profesional.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Penasehat DPN Peradi Bambang Haryanto saat Musyawarah Anggota Komunitas Advokat Muda (Mura Kamda) Sumsel ke-IV di Aula STIPADA, Sabtu (26/3/2022).

“Perkembangan organisasi advokat ini luar biasa pesat. Dulu jumlah advokat saat saya awal berkarir di Palembang berjumlah 20-30 orang, tapi sekarang jumlah advokat sudah 2,000 lebih. Yang paling banyak adalah advokat muda,” katanya.

“Acara seperti ini merupakan wadah bagi advokat untuk belajar berorganisasi dan manajemen. Saya berharap advokat muda mau terus belajar. Apalagi sekarang era digital era metaverse. Kawan-kawan advokat harus meningkatkan pengetahuannya di bidang IT,” tambahnya.

Ketua Kamda Sumsel Deni Murdani mengatakan, Musra Kamda ke-IV ini untuk memilih ketua Kamda Sumsel periode 2022-2024. Kamda Sumsel ini dibina dan dibimbing senior dari Peradi dengan Ketum Otto Hasibuan.

“Harapan semoga terpilih kendidat terbaik yang bisa membimbing agar menjaga etika dan profesional dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Tema yang dipilih dalam kegiatan ini adalah ‘Membangun solidaritas avdokat muda yang profesional serta mampu berdaya saing dalam menghadapi tantangan di era digitalisasi’.

“Di era digitalisasi, mata verse advokat harus bisa beradaptasi. Dulu seminar, sekarang web binar. Dulu sidang berlangsung tatap muka tapi sekarang bisa online, ” katanya.

Ketua DPC Peradi Kota Palembang Dr Azwar Agus, SH, MH, mengatakan, Kamda ini merupakan wadah pembinaan advokat muda.

“Memang diperlukan ruang dan tempat untuk advokat muda. Tadi juga dipaparkan oleh Pak Bambang Haryanto etika advokat dan mengajak advokat muda untuk bertindak profesional,” katanya.

Azwar mengungkapkan, ada banyak program yang bisa dikolaborasikan antara DPC Peradi dan Komda Sumsel. Di antaranya tentang olahraga, pendidikan, seminar dan lainnya.

“Pemimpin itu akan lahir dari anak muda dengan melalui proses. Pemimpin masa depan itu adalah yang bisa melihat perkembangan zaman secara kompeherensif. Dan yang terpenting, profesi advokat itu harus menjunjung tinggi kepercayaan,” kata Azwar.

Kandidat yang maju dalam Komda yakni Agung Sriwijaya, SH, MH, CPl, mengatakan, dirinya termotivasi maju untuk pemilihan ketua, karena didukung oleh banyak senior.

“Program yang saya buat di antaranya ke DPC Peradi yang sudah terbentuk. Selain itu, melakukan MoU dengan yang sudah ada untuk memfasilitasi advokat muda. Untuk pembentukan Young Lawyer Comite (YLC) itu yang akan diakomodasi di Kamda,” kata Agung.

Kandidat lainnya Andre Dwi Cahyadi mengatakan, dia tergerak maju karena ketulusan hati untuk membawa Kamda ke arah yang lebih baik lagi.

“Visi saya adalah membawa Kamda sebagai wadah organisasi advokat muda yang kreatif, inovatif dan profesional. Dan misi saya adalah membina dan mempersatukan advokat muda dalam Peradi, meningkatkan pengetahuan dibidang hukum dan berperan aktif dalam mewujudkan prinsip keadilan,” katanya.

Reporter: Yanti
Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *