KRIMINALITAS

Debt Collector yang Viral di Palembang Icon Mall Babak Belur di Tahanan, Istrinya Buat Laporan

Sibernas.com, Palembang-Reni Oktaviani bersama ayahnya mendatangi Dit Propam Polda Sumsel untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dialami suaminya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Polda Sumsel, Selasa (15/3/2022).

Dalam laporannya Reni mengatakan, suaminya yang bernama Fredi babak belur saat berada di tahanan. Dia mengetahui hal itu setelah mendapat kiriman foto dari sang suami.

“Kami menerima foto suami saya Fredi yang terlihat babak belur,” ujar Reni.

Reni mengatakan, setelah mendapatkan foto tersebut, Reni mendatangi suaminya namun terlebih dahulu mendatangi Dit Propam Polda Sumsel.

“Tanggapan Propam Polda Sumsel bahwa kami terlebih dahulu disuruh ke Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) untuk mempertanyakan perihal keadaan suami saya. Tapi saat kami ke Dit Tahti kami belum juga bisa bertemu,” katanya.

Lihat Juga :  Ponsel Marbot Masjid Raib Digondol Maling Saat Tidur

Reni tidak mengetahui alasan mengapa dia tidak bisa bertemu suaminya, namun dia akan terus berjuang agar bisa bertemu suaminya.

“Kami juga tidak tahu apa alasan belum bisa bertemu suami saya, yang jelas kami datang untuk memastikan apakah benar atau tidak kondisi suami saya dalam keadaan babak belur sesuai foto yang kami dapatkan. Padahal pada saat suami saya ditangkap keadaan baik-baik saja,” sesalnya.

Reni menjelaskan, suaminya bersama satu temannya ditangkap Jatanras Polda Sumsel terkait aksi penarikan dan pengeroyokan yang dilakukan oknum debt collector terhadap seorang anggota polisi.

Sebelumnya diketahui, keributan yang terjadi di Palembang Icon Mall viral di media sosial sehingga membuat warga kota Palembang heboh. Dalam video yang berdurasi 1 menit 60 detik yang beredar di Instagram, terlihat seorang pria ditarik beberapa orang agar ke luar dari dalam Mall tersebut.

Reporter: Yola
Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *