EKONOMI

Aldiron Plaza Cinde Mangkrak, Pedagang Jadi Korban

Sibernas.com, Palembang-Pembangunan Aldiron Plaza Cinde (APC) yang digadang-gadang akan menggantikan Pasar Cinde hingga kini tidak menunjukkan progres yang signifikan.

Pembongkaran sudah dilakukan oleh pengembang sejak empat tahun lalu. Pembangunan yang tak kunjung usai ini dikhawatirkan lebih dari 250 pedagang di pasar yang berada di pusat Kota Palembang ini.

Awalnya pembangunan APC ini selain plaza yang isi oleh para pedagang asli Pasar Cinde yang menempati beberapa lantai, APC juga terintegrasi dengan Light Rail Transit (LRT).

Kondisi pedagang di Aldiron Plaza Cinde

Namun, rencana itu nampaknya tinggal angan-angan semata. Sebab, berdasarkan pantauan langsung ke lapangan, kawasan pembangunan yang ditutup menggunakan dinding setinggi sekitar 2 meter ini, terkunci rapat.

Terlihat dari celah pintu terlihat di dalam area pembangunan tampak sepi, tak terlihat ada kegiatan pembangunan ataupun hilir mudik pekerja dan kendaraan proyek.

Lihat Juga :  Miniso Tebesar se-JABODETA hadir di Mall Alam Sutera

Tampak terlihat sepi, terlihat dari celah dinding di dalam proyek itu sisa-sisa bangunan Cinde yang sudah dirubuhkan, genangan air dan rumput yang tumbuh dengan liar.

“Sudah lama di dalam ini tidak ada yang bekerja, ada petugas keamanan saya di dalam yang bertugas berjaga-jaga,” kata Amin, salah seorang pedagang, Jumat (11/3/2022).

Para pedagang kini menempati kios sempit seadanya dengan lantai becek. Para pedagang berharap pembangunan selesai secepatnya karena kondisi saat ini sangat merugikan pedagang.

“Pembeli jadi sepi, pendapatan jauh berkurang, ditambah lagi sedang pandemi ini, seperti bertubi-tubi. Apalagi kalau hujan, karena di dalam ada proyek ini jadi tidak ada aliran air, kalau hujan kami tergenang di depan ini,” katanya.

Pedagang lainnya, Aminah mengatakan, sebelumnya dijanjikan karena APC ini tidak selesai juga, maka akan dibangun bangunan baru sekitar dua lantai untuk para pedagang.

“Katanya akan dibangun lagi pasar untuk kami, tapi tidak tahu kapan, kami pedagang ini tidak perlu yang mewah yang penting nyaman tidak seperti sekarang ini,” katanya.

Sementara itu pihak pengembang yakni PT Magna Beatum, saat dikonfirmasi mengenai perkembangan proyek hingga berita ini diturunkan tidak ada respons.

Reporter: Pitria
Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *