POLITIK

Penerapan ETLE Meningkatkan Kedisiplinan Masyarakat

Sibernas.com, Palembang-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) Hj R A Anita Noeringhati, SH, MH, mendukung penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) oleh Direktorat Satuan Lalu lintas (Dirlantas) Polda Sumsel.

Anita mengatakan, ETLE atau tilang elektronik yang resmi berlaku sejak 1 Februari 2022, mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Jadi ketika disiplin sudah tinggi, dan kesadaran masyarakat sudah tumbuh kita harapkan kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang terjadi serta menimbulkan korban jiwa, dapat berkurang hingga zero lakalantas,” kata Anita.

Anita berharap kehadiran kamera pencatat pelanggaran berbasis teknologi ini tidak hanya di Kota Palembang, melainkan di semua kabupaten kota di Sumsel.

“Kehadiran ETLE juga dapat menambah penghasilan bagi suatu daerah, yakni pendapatan asli daerah (PAD),” ujar perempuan pertama yang menjabat Ketua DPRD Sumsel itu.

Kata Anita, PAD dapat meningkat
melalui pajak pelanggaran oleh pengendara. Karena itu, jika warga tidak ingin ditilang elektronik, maka harus bersikap disiplin di jalan raya, sehingga warga atau pengendara tidak harus mengeluarkan uang untuk membayar denda.

“Pemberlakukan kamera ETLE tidak ada indikasi merugikan siapapun.
Jadi saya lihat sendiri, kamera itu bekerja tanpa memandang siapa yang punya mobil. Tidak memandang, apakah itu plat merah, plat polisi atau TNI, semua dicatat jika memang melanggar aturan lalulintas. Jadi saya juga berpesan kepada sopir saya untuk disiplin dan berhati-hati, malu kalau BG 3 tercatat lantaran melanggar lalulintas,” tegas Anita yang dari Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Terkait sistem akurasi data tidak perlu dipertanyakan. Pasalnya, kamera ETLE menangkap kesalahan pelanggar dengan sangat jelas.

“Tidak bisa lagi kita mau ngeles (Mengelak-red) karena yang ditangkap kamera ada dan nyata. Yang jelas siapapun salah, sudah pasti dia salah,” kata Anita, Kamis (3/2/2022).

Sementara Direktur Lalulintas Polda Sumsel Kombes Pol M Pratama Adhyasastra, SIK, SH, menyatakan, penindakan dengan tilang elektronik sudah mulai berlaku sejak 1 Februari 2022. Bagi warga Kota Palembang dan Sumsel yang terkena tilang elektronik, maka surat konfirmasi akan dikirimkan melalui pos ke alamat yang dituju.

Sedangkan kendaraan wilayah luar provinsi, secara online akan dikirim menggunakan sistem aplikasi kepada Satuan Lalulintas Polda setempat. Contoh misalkan alamat Jakarta akan dikirimkan ke DKI Jakarta dan nantinya Polda DKI Jakarta melalui Satuan Lalulintas yang akan menindak lanjutinya.

“Dengan adanya ETLE ini diharapkan masyarakat akan lebih disiplin dan mematuhi rambu-rambu lalulintas dan tidak melanggar lalulintas,” katanya.

Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *