PENDIDIKAN

Kepsek Diingatkan Tidak Melakukan Pungutan Sekolah

Sibernas.com, Palembang-Kepala sekolah (Kepsek) di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diminta tidak melakukan pungutan di sekolah. Namun, kepsek diperbolehkan meminta sumbangan bersifat sukarela.

“Jangan sekali sekali melakukan pungutan, jika ada program kerja yang disepakati oleh orangtua siswa dibolehkan sumbangan, dengan catatan tidak boleh menentukan nominal karena bersifat sukarela,” kata Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Mashendata Musai pada Evaluasi Kinerja Kepala SMA, SMK dan SLB Negeri se-Sumsel di Aula SMK Negeri 2 Palembang, Jumat (17/12/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs H Riza Fahlevi, MM, mengatakan, kinerja kepala Kepala SMA, SMK dan SLB Negeri se-Sumsel sudah baik dari sisi profil sekolah dan kebersihan sekolah.

Alhamdulilah kinerja Kepala SMA, SMK dan SLB Negeri secara rata-rata baik. Karena untuk kesempurnaan hanya milik Allah SWT,” katanya.

Riza mengatakan, dalam satu tahun ini memang ada yang perlu dievaluasi. Diantaranya terkait pembelajaran, evaluasi administrasi sekolah, administrasi manajemen. Oleh sebab itu dilakukan pembinaan.

“Yang tidak kalah penting adalah, saya minta kepada seluruh kepala sekolah untuk menjaga kekompakan dalam mensukseskan pendidikan cerdas dan tuntas, dalam menuju Sumsel Maju Untuk Semua,” katanya.

Lanjut dia, ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki sekolah, misalnya berupaya mendukung siswa menjadi entrepenuer, dalam rangka membantu Pemprov Sumsel menurunkan angka kemiskinan dari dua digit menjadi satu digit.

Riza juga berpesan kepada kepala sekolah agar DINAMIS yakni , Disiplin, Integritas, Intropeksi diri, Niat baik dalam meningkatkan mutu pendidikan, Adab dan Ahlak ditingkatkan, Moralitas, Inovasi dan Silaturahim dijaga.

“Bekerjalah secara DINAMIS agar sekolah yang dipimpin dapat maju dan berkembang,” pesan Riza.

Sementara itu, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Sumsel Mondyaboni menyampaikan, setelah banyak pencapaian yang diperoleh SMK di tahun 2021, dan tahun 2022 akan lebih banyak lagi prestasi yang ditorehkan dan produk inovatif yang dihasilkan siswa SMK.

Di bidang kesiswaan, prestasi yang diraih yakni peringkat 8 nasional Lomba Kompetensi Siswa, peringkat 6 Kompetensi Olahraga Siswa Nasional. Kemudian, rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), Pameran Produk SMK Terbanyak se-Indonesia, Rekor MURI SMK Muhammadiyah 3 lomba Kaligrafi Online, peraih Fashion Terbaik Produk Batik tingkat nasional SMK Negeri 1 Palembang, juara 1 tingkat nasional Short Movie Kegiatan Pramuka Penegak SMK Negeri 1 Sekayu.

“Untuk bidang kurikulum, kita ada penambahan jumlah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 dari 18 menjadi 36, penambahan jumlah asesor dari 372 orang menjadi 562 orang, pengukuhan Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) Provinsi oleh Gubernur Sumsel dan workshop kurikulum Paradigma Baru bagi 104 wakil kurikulum. Sementara untuk kegiatan sarana dan prasarana tahun ini ada penambahan unit sekolah baru, penambahan ruang kelas baru, dan penambahan mobiler,” paparnya.

Reporter: Yanti
Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.