PALEMBANG

Oknum Kepala KUA IB 1 dan Staf Diduga Lakukan Pungli Duplikat Buku Nikah

Sibernas.com, Palembang-Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Ilir Barat (IB) 1 beserta stafnya diperiksa polisi, Selasa (26/10/2021). Pemeriksaan dilakukan karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) pembuatan duplikat buku nikah itu gratis.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kemenag Kota Palembang H Deni Priansyah, SAg, MPdI, saat diwawancarai via telepon, Kamis (28/10/2021). Deni mengatakan, kejadian berawal saat ada oknum staf KUA Ilir Barat (IB) 1 yang melakukan pelanggaran administrasi, sehingga diperiksa Polisi pada, Selasa (26/10/2021).

“Jadi yang diperiksa oknum staf dan Kepala KUA Ilir Barat (IB) 1. Kami masih menunggu proses pemeriksaan tersebut,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Deni mengatakan, pihaknya sudah memanggil Kepala KUA Ilir IB I beserta oknum staf tersebut.

Lihat Juga :  Empat Mantan Pejabat SP2J Korupsi Jargas, Ini Tanggapan Pj Walikota Palembang

“Mereka sudah kami berikan peringatan teguran lisan dan tertulis agar tidak melakukan pungli. Berikanlah pelayanan ke masyarakat sesuai aturan yang berlaku. Kejadian itu sudah kita sampaikan ke Kanwil Kemenag Sumsel,” ucapnya.

Deni menjelaskan, pungli yang dilakukan dalam pengurusan duplikat buku nikah. Sesuai aturan pengurusan duplikat buku nikah itu gratis. Tapi ada oknum di KUA IB 1 yang meminta sejumlah uang dan itu pungli dan dilarang.

Ketika ditanya apakah dirinya diperiksa polisi, Deni menepis hal tersebut.

“Saya tidak dipanggil. Hanya kepala KUA IB 1 dan stafnya,” bebernya.

Deni mengimbau kepala seluruh Kepala KUA agar memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal dan sesuai aturan. Dalam melayani administrasi tidak boleh melakukan praktek pungli atau gratifikasi.

“Kita ASN ini harus patuh dengan aturan, Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Manajemen ASN, PP nomor 53 tentang Disiplin Pegawai dan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2005 tentang pelayanan publik,“ ujar dia.

Reporter: Yanti
Editor: Ferly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *