OLAHRAGA

Dengan Kaki Kram, Dayung Sumsel Sumbang Dua Perunggu PON

Sibernas.com, Jayapura-Tim atlet Dayung (rowing) Sumsel harus bersaing dengan sejumlah atlet penghuni pelatnas di ajang Pekan Olahraga Nasional (Papua). Namun usaha gigih pantang menyerah tetap mereka perlihatkan saat perlombaan, dan terbukti berhasil membawa dua medali perunggu.

Perunggu pertama diraih Putri Agni untuk nomor women single school. Sementara medali perunggu kedua diraih tim beregu women 4X, dengan atlet Putri Agni, Risa, Raidah, dan Amand. Mereka dikalahkan atlet pelatnas dari Sulawesi Tenggara (Sulteng), Jawa Barat (Jabar), dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sementara perlombaan pun sempat ditunda empat jam, karena malam sebelumnya hujan dan angin kencang, sehingga semua tenda dan sarana venue dayung di Teluk Youtefa roboh.

Pada saat perlombaan women 4X, Putri Agni sempat mengalami kram saat jelang garis finish. Namun dia terus menggayu gayungnya seirama dengan temannya sampai ke garis finish. Begitu tiba di tepian, Putri tampak terseok-seok bangun dan berjalan.

Lihat Juga :  Bank SumselBabel Buka Putaran Kedua Dengan Kemenangan Dalam Turnamen PLN Mobile Proliga 2024

“Kaki saya kram saat sekitar 400 meter jelang garis finish. Namun tetap saya gayu, walau kaki rasanya sangat sakit,” ujar remaja berusia 16 tahun tersebut.

Sebelumya Putri juga meraih medali perunggu pada nomor women single school. Sementara di nomor ini yang menjadi juara atlet Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan, yang merupakan atlet nasional Indonesia.

“Saingan memang berat, mereka sudah sangat berpengalaman dan digembleng di pelatnas. Tapi saya tidak akan menyerah, karena saya yakin bisa,” kata Putri yang saat diwawancarai masih terengah-engah.

Sementara Yuni, pelatih dayung Putri mengaku bangga dengan prestasi yang diraih atletnya. Apalagi sekarang umur mereka rata-rata 16-17 tahun, karena masih menempuh pendidikan SMA.

Lihat Juga :  Bank SumselBabel Buka Putaran Kedua Dengan Kemenangan Dalam Turnamen PLN Mobile Proliga 2024

“Saya yakin jika dibina secara baik, maka mereka akan berpretasi gemilang ke depan. Sekarang memang mereka masih junior, dan minim pengalaman tanding,” ujarnya.

Dia berharap agar pemerintah daerah dan KONI Sumsel lebih maksimal lagi membina atlet dayung, mengingat Sumsel sendiri punya fasilitas latihan yang refresentatif Komplek Jakabaring Sport City (JSC).

Pada, Jumat (8/10/2021), tim Sumsel mengikuti tiga nomor final, dua di bagian putri dan satu di nomor putra. Sehingga masih berpeluang merebut medali.
Hingga sekarang kontingen Sumsel di PON Papua sudah mendapatkan 4 medali emas, 1 perak, dan 8 perunggu.

Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *