PALEMBANG

Restorasi Satu Sungai di Palembang Butuh Dana Rp398 Miliar

Sibernas.com, Palembang-Banyaknya anak sungai di Kota Palembang yang sudah tidak berfungsi dengan baik, menyebabkan banjir setiap curah hujan tinggi.

Anak sungai difungsikan sebagai salah satu media tampung dan resapan air. Namun nyatanya banyak yang perlu direstorasi untuk mengembalikan fungsinya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, saat ini bersama Balai Besar Wilayah Sungai tengah melakukan restorasi Sekanak Lambidaro dengan anggaran Rp398 miliar. Dari 11 Km setidaknya sudah ada 500 meter selesai. Mulai dari eks Ramayana sampai Transmart.

“Selain itu ada 21 daerah aliran sungai yang menjadi fokus kita kedepan untuk dikembalikan fungsinya,” kata Harnojoyo usai pertemuan dengan komunitas anak sungai bersama Balai Besar Wilayah Sungai, Kamis (30/9/2021).

Lihat Juga :  Dukung Pembangunan Palembang, Ratu Dewa Apresiasi Peran DPD REI Sumsel

Satu anak sungai diantaranya sedang dalam tahap proses restorasi yakni Sungai Tawar 29 Ilir. Harnojoyo mengakui, untuk merestorasi 21 sungai itu tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, untuk menata satu sungai saja membutuhkan anggaran hampir Rp400 miliar.

“Untuk satu sungai butuh Rp398 miliar. Kita akan upayakan tidak hanya ABD, APBN saja tetapi juga jika ada BUMN yang bersedia juga bisa,” katanya.

Harnojoyo mengatakan, upaya ini juga untuk mengembalikan Palembang sebagai Venesia dari Timur. Sungai sebagai pengendali banjir, alat transportasi dan pusat ekonomi.

Terutama di musim penghujan akhir-akhir ini ditemui banyak genangan air. Ia mengaku jika restorasi anak sungai sebagai salah satu infrastruktur yang disiapkan.

Lihat Juga :  Perbaikan Valve di Demang Lebar Daun, Air Untuk Pelanggan di Kawasan Ini Mati

“Selain itu, kita sudah punya pompanisasi Sungai Bendung dengan kapasitas 36.000 liter perdetik sudah mampu mengurasi 17 titik genangan,” katanya.

Reporter : Pitria
Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.