WISATA DAN BUDAYA

Sekanak Bersolek, Wajah Baru Pedestrian di Kota Palembang

Sibernas.com, Palembang-Dulu, Kota Palembang memiliki destinasi wisata yang cukup hits, yaitu Pedestrian Sudirman. Traveler yang sedang berada di Palembang bisa menikmati keindahan Kota Metropolis pada malam hari sembari makan pempek, ngopi dan menikmati berbagai atraksi hiburan.

Pedestrian Sudirman pertama kali dibuka pada tahun 2017 lalu. Pada saat itu jalan Sudirman ditutup sebagian selama pembangunan Light Rail Transit (LRT). Bagian jalan yang ditutup ini lalu dikembangkan menjadi tempat komunitas anak muda berkumpul dan tempat pedagang makanan dan minuman berjualan.

Setelah trotoar yang ada diperbaiki dan diperluas, jalan Sudirman akhirnya ditutup setiap seminggu sekali dari sore sampai tengah malam. Jalanan lalu dijadikan ajang berkreasi bagi setiap komunitas yang ada di Palembang, mereka diberi waktu dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di ruang publik.

Pengunjung menikmati kuliner di Pedestrian Sudirman. (Dokumentasi).

Dinas Pariwisata Kota Palembang memberi ruang bagi para pedagang kuliner, terutama pempek dan kopi. Ternyata sambutan yang diperoleh sangat baik, banyak warga Palembang yang datang. Mereka umumnya datang untuk menikmati berbagai sajian hiburan sambil bersantap malam atau sekadar menikmati cemilan.

Car free night di Pedestrian Sudirman ini hanya ada setiap malam minggu saja, mulai pukul 19.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Kini Pedestrian Sudirman tinggal nama dan tidak lagi beraktivitas. Terlebih saat pandemi Covid-19 menghantam negeri ini.

Aksi hiburan di Pedestrian Sudirman.

Lalu, apa kabarnya Pedestrian Sudirman saat ini? Rupanya, Dinas Pariwisata kota Palembang berencana menggeser atraksi di Pedestrian Sudirman ke kawasan Sekanak Bersolek. Upaya pemindahan ini bertujuan untuk menjadikan satu paket wisata lengkap di kawasan yang berada tak jauh dari Kantor Walikota Palembang itu. Dengan dukungan semua pihak terkait, Sekanak Bersolek diharapkan menjadi destinasi wisata favorit baru masyarakat.

“Pemindahan destinasi ini prinsipnya sudah mendapat persetujuan Walikota Palembang. Tinggal saat ini kita detilkan lagi rencana dan keterlibatan pihak terkait, termasuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang sejalan dengan pariwisata Palembang,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani, beberapa waktu lalu.

Isnaini mengatakan, pemindahan atraksi dan aktifitas di Pedestrian Sudirman ini merupakan salah satu dari rencana dan kegiatan Strategis Dinas Pariwisata Palembang 2020-2023. Program ini juga telah dipaparkan di hadapan Walikota Palembang Harnojoyo.

Rencana ini, kata Isnaini, akan segera dieksekusi, apalagi Kota Palembang sekarang sudah zona kuning Covid-19, sehingga berdampak positif bagi pariwisata. Sejumlah tempat wisata sudah mulai dibuka seperti Benteng Kuto Besak (BKB).

Untuk Pedestrian, Isnaini mengatakan, pihaknya sedang melakukan survei lokasi untuk Pedestrian Sudirman yang baru karena lokasi lama memang sudah tidak layak lagi.

“Jadi, kita cari tempat baru. Rencananya, di Sekanak Bersolek dan kawasan Gedung Boencit,” tambahnya.

Isnaini menambahkan, rencananya untuk Pedestrian Sudirman iakan dibuka Oktober. Tapi, kemungkinan akan dibagi per zona. Ada zona kuliner, zona atraksi, zona musik, animal, dan lainnya supaya tidak terjadi kerumunan.

“Pengunjung tetap kita harapkan menjaga protokol kesehatan. Tapi sekarang kita survei dulu. Kalau sudah memungkinkan baru kita buka lagi,” kata Isnaini.

Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *