KRIMINALITAS

402 Tahanan Lapas Perempuan Palembang Divaksin

Sibernas.com, Palembang-Sebanyak 402 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti suntik vaksin Covid-19 tahap I di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Palembang Jalan Merdeka, Senin (13/9/2021).

Kapala Lapas Perempuan Palembang Rini Budiati, BCip, melalui Kasi Binadik Endang Margiati yang didampingi dr Windy Kirani mengatakan, WBP yang divaksin berdasarkan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) ternya belum sinkron dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang dan Disdukcapil Provinsi Sumsel.

“Jumlah WBP yang ada di Lapas Perempuan Palembang sebanyak 534 orang. Sementara WBP yang mengikuti suntik vaksin tahap I ada 402 orang. Sedangkan yang melakukan vaksin di luar sekitar 16 orang,” kata Rini, Senin (13/9/2021).

Kata dia, sekitar 50 orang WBP belum dilakukan vaksinasi dikarenakan NIK-nya belum sinkron dan upgrade dengan Disdukcapil Kota Palembang.

Hal tersebut, menjadi kendala dalam melakukan pendataan dikarenakan NIK yang tidak sinkron, belum upgrade, dan ada juga datanya yang sudah terpakai ataupun NIK ganda. Sementara vaksin tahap dua akan dilakukan pada akhir Oktober 202. Adapun sasarannya adalah WBP yang pernah terpapar Covid-19 dalam waktu 3 bulan terakhir.

Lihat Juga :  Ungkap Pembunuhan Sadis 1 X 24 Jam, Kapolda Beri PIN Emas

“Kita berharap dalam melakukan koordinasi mengenai pendataan NIK ini baik dengan Disdukcapil Kota Palembang dan Provinsi Sumsel bisa segera terlaksana dan cepat rampung dan tidak ada kendala lagi, sehingga seluruh WBP dapat kita lakukan vaksinasi,” harap dia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dr Fauziah melalui Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi dr Dewi Handayani menambahkan, tenaga kesehatan (Nakes) Kota Palembang menerjunkan 5 orang untuk melakukan vaksinasi di Lapas Perempuan Palembang yang terbagi dalam 3 tim, yakni Puskesmas Makrayu, Puskesmas 26 Ilir dan Puskemas 23 Ilir.

“Kita melakukan vaksinasi ke Lapas Perempuan Palemban karena WBP di sini adalah kelompok yang rentan terpapar Covid-19. Oleh karena itu, WBP ini berada di tempat yang tertutup dalam waktu yang lama. Jadi WBP merupakan salah satu prioritas kita untuk dilakukan vaksinasi tahap I. Adapun vaksin yang kita berikan ini adalah Vaksin Sinovac yang setelah 28 hari nanti akan kita lakukan vaksinasi tahap kedua,” kata dia.

Lihat Juga :  Oknum Dokter Lecehkan Istri Pasien Ditetapkan Tersangka

Dia menerangkan, 402 orang WBP yang disuntik vaksin harus memenuhi beberapa kriteria. Pertama kondisi kesehatan harus benar benar sehat, tidak sedang kena flu dan pilek, tidak ada riwayat hipertensi, kolesterol, dan jantung.

Untuk saat ini Dinkes Kota Palembang telah melakukan vaksinasi ke masyarakat kurang lebih sekitar 33 persen dari total jumlah penduduk yang ada di Kota Palembang. Dalam waktu dekat dan mudah mudahan secepatnya akan diwujudkan target pemerintah dalam mencapai Herd Immunity sebesar 70 persen.

“Untuk kendala yaitu masih bermasalah dengan NIK, namun dalam waktu dekat mudah mudahan tidak ada kendala lagi,” katanya.

Reporter: Yanti
Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.