LIFESTYLE

Tips dan Trik Belajar Motor Buat yang Tak Bisa Bersepeda

SIBERNAS.com,– Bisa naik sepeda adalah salah satu keuntungan saat belajar mengendarai sepeda motor. Namun begitu hal itu tak mutlak sebab mahir berkendara motor bisa juga muncul dari semangat dan tekun belajar.

Keuntungan bisa naik sepeda sebelum belajar motor adalah memahami keseimbangan kendaraan. Prinsip mengendari sepeda mirip motor, hanya saja motor perlu tanggung jawab dan pemahaman lebih besar karena menggunakan mesin dan ada banyak komponen yang mesti dipelajari.

Berikut tips belajar mengendarai motor untuk orang-orang yang tak bisa mengendarai sepeda menurut Seva.


Minta bantuan ke orang terdekat

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah meminta bantuan orang lain untuk belajar naik motor, misalnya ke orang terdekat, seperti ayah atau kakak. Jika tidak tinggal di rumah, kamu dapat meminta bantuan kepada teman yang sudah mahir mengendarai motor.

Sebisa mungkin pilih teman yang mampu mengajarkan dan mengarahkan dengan sabar, mengingat kita belum punya dasar dan kemampuan menunggangi kendaraan roda dua.

Kenali karakter motor dan cara mengendalikannya

Langkah kedua yakni mengenali karakteristik motor dan menjaga keseimbangan. Pada tahap awal ini coba duduk di atas motor tanpa menyalakannya, kemudian pegang setang untuk mendapatkan pengalaman posisi berkendara.

Buat belajar lebih baik menggunakan motor mesin kecil terlebih dahulu. Skutik seperti Honda Beat atau Yamaha Mio bisa jadi pilihan sebab bobot motor ini juga tergolong ringan dan cenderung enteng dikendalikan.

Bentuk skutik dengan dek rata juga mempermudah, selain itu motor jenis ini tak punya pedal kopling untuk mengurangi bahan pikiran saat belajar. Motor jenis matic juga tak perlu repot ganti gigi, sehingga direkomendasikan untuk pemula.

Cara pegang setang
Cara memegang setang motor yang dianjurkan yaitu menggenggamnya menggunakan empat jari dan posisi jempol berada di bawah. Jangan meletakkan tangan di bagian paling pinggir setang karena genggaman bisa terlepas akibat guncangan.

Gerakkan motor
Selanjutnya coba gerakkan setang motor ke kanan dan kiri perlahan untuk mengenalinya. Kalau sudah kenal dan merasa mampu mengendalikan motor, dorong motor ke depan menggunakan kedua kaki lalu tarik tuas rem.

Lakukan secara berulang sambil sesekali membelokkan setang, tujuannya untuk belajar keseimbangan di atas motor.

Kita juga bisa sekalian belajar mengendalikan motor dengan cara membelokkan setang dan memaju-mundurkannya.

Belajar gas dan rem
Jika sudah mengenali dan mampu mengendalikan motor saat belum menyala, selanjutnya membiasakan teknik gas dan rem. Kita perlu melatih koordinasi
tangan ketika memutar gas dan menarik tuas rem agar bisa mengatur kecepatan dan pengereman dengan sempurna.

Nyalakan motor dengan cara menekan tombol starter, kemudian putar pedal gas sangat perlahan hingga motor berjalan sedikit lalu tarik tuas rem. Lakukan cara belajar ini secara berulang sampai tangan terbiasa.

Menarik tuas rem tidak perlu ditekan keras, cukup diayun, dan longgarkan tekanan pada tuas saat motor sudah berhenti total.

Naikkan satu kaki
Setelah belajar teknik gas dan rem, kali ini yang mesti dilakukan yaitu dibarengi teknik keseimbangan motor. Caranya, coba naikkan satu kaki di atas motor dan tinggalkan kaki lainnya berjaga-jaga untuk menapak jalanan.

Misalnya naikkan kaki kanan ke tempat pijakan kaki, lalu putar gas perlahan hingga motor berjalan dan tarik tuas rem untuk memperlambat laju atau berhenti.

Apabila dirasa sudah mampu mengatur keseimbangan, coba ulangi cara belajar naik motor ini sambil meletakkan kedua kaki di pijakan kaki.

Sering berlatih di tempat aman
Cara belajar naik motor buat yang tidak bisa bersepeda yakni sering-sering berlatih dengan sabar. Semakin sering berlatih, semakin cepat pula dapat mengendarai motor.

Pada saat belajar naik motor sebaiknya pilih tempat yang sepi dan jalanan landai. Tujuannya agar bisa fokus belajar naik dan lebih aman untuk mengendalikannya. Silakan mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *