SRIWIJAYA FC

Kompetisi Tidak Jelas, SFC ‘Pulangkan’ Seluruh Pemain

Sibernas.com, Palembang-Guna menekan pengeluaran lantaran kompetisi yang tidak jelas, manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) meliburkan para pemain Sriwijaya FC (SFC) sejak, Rabu (14/7/2021).

Direktur Teknik PT SOM Indrayadi menyampaikan, pihaknya terpaksa meliburkan pemain SFC lebih cepat seiiring belum pastinya kompetisi Liga 2 Indonesia 2021. Ditambah dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik Darurat maupun skala Mikro di Indonesia yang beredar kabar bakal diperpanjang hingga enam pekan.

“Kita liburkan sementara karena akomodasi dan konsumsi jalan terus, sementara kompetisi belum jelas. Kita masih lihat situasi terkini,” kata Indrayadi, Kamis (15/7/2021).

Indrayadi menerangkan, beberapa pemain sudah mudik ke kampung halaman masing-masing. Tim sendiri dijadwalkan kembali berkumpul di Palembang pada akhir bulan Juli 2021.

“Kemungkinan akhir Juli atau awal Agustus 2021 baru kembali berlatih sembari menunggu kejelasan kompetisi,” cetusnya.

Sementara Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno, mengaku, akan menyesuaikan jadwal kick off Liga 1 dan Liga 2 2021-2022. Hal itu jika Pemerintah Pusat memutuskan memperpanjang PPKM Darurat Jawa-Bali.

“Kami menghormati apa pun keputusan pemerintah. Nantinya pasti PSSI dan LIB akan berkomunikasi dengan stakeholder terkait, seperti BNPB, Polri untuk berdiskusi, meminta arahan dan menyusun jadwal baru,” ujar Sudjarno.

LIB, kata purnawirawan Polri berpangkat akhir Inspektur Jenderal Polisi tersebut, untuk sementara masih memegang rencana Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 dimulai pada akhir Agustus 2021 atau sekitar sebulan setelah PPKM Darurat berakhir. Sementara Liga 2 dijadwalkan berlangsung mulai September 2021.

“Jadi sampai sekarang jadwalnya masih sesuai hasil rapat manajer pada Juli 2021, yaitu dimulai Agustus. Akan tetapi, kami belum mengetahui kebijakan pemerintah seperti apa perkembangannya. Tentu kami akan menyikapinya dengan federasi,” tutur Sudjarno.

Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *