OLAHRAGA

KONI Sumsel Fasilitasi Pembentukan UMK Tenis Meja UIN Raden Fatah

Sibernas.com, Palembang-KONI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memfasilitasi rencana pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UMK) Persatuan Tenis Meja Mahasiswa (PTMM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Palembang.

Hal itu terungkap saat audiensi
Team Formatur UMK Persatuan Tenis Meja Mahasiswa (PTMM) UIN Raden Palembang di Sekretariat KONI Sumsel, Kamis (1/4/2021). Audiensi itu dihadiri Kabid Kerjasama Dalam Negeri dan Antar Lembara Drs H Asdit Abdullah, Kabid Organisasi Dra Wastu Widya, Wakabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Drs Sudarto dan Mahendra Adi Putra.

Ketua Team Formatur UMK PTMM Ahmad Karaeng mengatakan, pembentukan PTMM sebagai wadah mahasiswa yang gemar bermain tenis meja. Jika ini terbentuk, akan menjadi yang pertama di Kota Palembang.

“Mahasiswa banyak yang gemar bermain tenis meja, tapi tidak ada wadah dan fasilitas,” kata Karaeng.

Lanjut dia, UMK PTMM diproyeksi akan mengakomodir atlet tenis meja di tingkat mahasiswa, yang nantinya berada di bawah naungan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Palembang.

Lihat Juga :  Shyne Pattynama Pulih Dari Cidera, Persaingan di Lini Kiri Pertahanan Garuda Kembali Panas

“Jadi untuk mendirikan UMK PTMM harus banyak rekomendasi, makanya kedatangan kami untuk meminta rekomendasi dari KONI Sumsel. Kalau klub tenis meja di UIN kami sudah ada,” terang dia.

Kabid Kerjasama Dalam Negeri dan Antar Lembaga Drs H Asdit Abdullah mengatakan, sesuai undang-undang, KONI Sumsel membina olahraga berprestasi. KONI pun tidak lupa memperhatikan kalangan mahasiswa yang merupakan calon pemimpin masa depan.

“KONI Sumsel sambut baik keinginan untuk membina salah satu cabor, yaitu tenis meja. Namun KONI Sumsel fokus membina anggota Pengprov Cabor, salah satunya PTMSI,” kata dia.

Terkait keinginan mahasiswa, secara kelembagaan yang mengurusinya adalah Badan Pembina Olahraga mahasiswa Indonesia (BAPOMI), yang merupakan anggota KONI Sumsel.

“Jadi adik-adik mahasiswa bisa audiensi ke BAPOMI, karena mereka fokus membina prestasi olahraga di tingkat mahasiswa dan punya hubungan PTMSI. Kalau untuk rekomendasi cukup dari BAPOMI dan PTMSI, karena KONI sumsel tidak boleh overlapping (tumpang tindih-red),” ujarnya.

Kabid Organisasi Dra Wastu Widya menambahkan, pembinaan mahasiswa sudah menjadi kewenangan dari BAPOMI yang mengakomodir 50 cabang olahraga (Cabor). Nantinya, mahasiswa bisa bertanding di tingkat
Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) hingga Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS).

“Tapi yang sering jadi kendala adalah BAPOMI kadang tidak terbentuk di tingkat daerah karena tidak adanya mahasiswa dan universitas. Saran saya, UIN bisa membentuk klub tenis meja, di mana pembinaan prestasinya di bawah naungan PTMSI Kota Palembang,” kata Wastu.

Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.