SUMSEL

Pemprov Sumsel Launching Stiker Tanda Lunas Pembayaran PKB

Sibernas.com, Palembang-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melaunching Stiker Lunas Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Launching Stiker Tanda Lunas Pembayaran PKB tersebut dilakukan langsung Gubernur Sumsel, H Herman Deru yang ditandai dengan penempelan stiker tanda lunas pembayaran PKB di salah satu kendaraan.

Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, pada hari ini pihaknya melaunching Stiker Tanda Lunas Pembayaran PKB di Provinsi Sumsel. “Launching Stiker Tanda Lunas Pembayaran PKB ini merupakan yang pertama di Indonesia. Jadi kita provinsi pertama yang melakukannya,” katanya

Adapun tujuan pihaknya melaunching Stiker Tanda lunas pembayaran PKB tersebut untuk meningkatkan dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumsel. “Ini merupakan salah satu program kita untuk meningkatkan dan mengoptimalkan PAD Provinsi Sumsel. Pasalnya, pembayaran PKB ini langsung masuk kas daerah,” ujar Deru

Deru menjelaskan, pemasangan stiker tanda lunas pembayaran PKB ini merupakan gerakan psikologi untuk masyarakat agar ingat untuk membayar pajak. “Jadi ini bukanlah untuk menghukum tapi pemasangan stiker ini merupakan reward atas masyarakat yang telah membayar pajak. Jadi masyarakat yang tidak memasang stiker ya berpikirlah sendiri,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, dengan adanya pemberian penghargaan dengan pemasangan stiker ini akan membuat masyarakat bangga dan sadar. “Ketika kewajiban dan service sejajar maka akan timbul kesadaran. Bahkan saat pandemi PAD kita tidak minus. Karena berbagai upaya kita lakukan seperti melakukan pemutihan, kondisi jalan yang baik dan lain-lain,” ungkap Deru

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daeran (Bapenda) Provinsi Sumsel, Neng Muhaiba mengatakan, bahwa ini atas inisiasi Gubernur Sumsel yang mengintruksikan ke Bapenda untuk lebih intensif dalam hal pendapatan pajak. “Stiker tanda lunas pembayaran pajak kendaraan bermotor ini berbasis teknologi QRcode yang berisikan informasi seperti nomor plat kendaraan, tanggal jatuh tempo, lokasi pembayaran dan lokasi asal kendaraan,” katanya.

Stiker yang tertempel di plat kendaraan ini bisa dicek melalui Smartphone menggunakan aplikasi QRcode. Striker ini berlaku satu tahun. “Striker yang digunakan menggunakan kode keamanan tinggi, sehingga tidak dapat dipalsukan dan hanya bisa didapatkan saat pembayaran pajak,” ujar Neng

Reporter : Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *