NASIONAL

Hari Ini Tarif Cukai Rokok Naik 12,5%, Harga Rokok Jadi Berapa?

SIBERNAS.com, Jakarta — Per 1 Februari 2021 alias hari ini, cukai rokok resmi naik 12,5%. Kebijakan menaikkan cukai rokok ini telah ditetapkan pemerintah pada akhir tahun 2020 kemarin. Dengan kenaikan cukai rokok tersebut, maka otomatis harga rokok akan menjadi lebih mahal hingga 14%.

Penetapan ini dilakukan pemerintah dengan mempertimbangkan berbagai hal, mulai dari sisi kesehatan, tingkat merokok masyarakat, terutama ibu-ibu dan anak yang terus meningkat, hingga kondisi keuangan negara.

Namun, tidak semua golongan atau jenis rokok dinaikkan tarif cukainya. Hanya jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Tangan (SPT) yang tarif cukainya naik.

Untuk kategori SKM cukainya naik 13,8%-16,9% tergantung golongan, sementara untuk SPM naik 16,5%-18,4%.

“Jadi harga bandrolnya ini akan mengalami penyesuaian sesuai dengan kenaikan tarif dari masing-masing kelompok yang memang berbeda-beda meskipun secara umum total kenaikannya 12,5 persen,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dikutip dari Youtube DPR, kemarin (31/1).

Misalnya untuk produk Srigaret Keretek Mesin (SKM) 2B dan Sigaret Putih Mesin (SPM 2B kenaikan tarif nya lebih tinggi daripada SKM 2 A dan SPM 2A. Hal itu ditujukan untuk mempersempit gap tarif atau sebagai sinyal simplifikasi.

Sementara untuk jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) ditetapkan tarif cukainya tidak mengalami kenaikan, hal itu mempertimbangkan sektor padat karya yang masih terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Adapun kenaikan berdasarkan golongan dan tarifnya sebagai berikut:

– SKM I naik 16,9 persen, tarif cukainya jadi Rp 865 per batang

– SKM IIA naik 13,8 persen, tarif cukainya jadi Rp 535 per batang

– SKM IIB naik naik 15,4 persen, tarif cukainya jadi Rp 525 per batang

– SPM I naik 18,4 persen, tarif cukainya jadi Rp 935 per batang

– SPM IIA naik16,5 persen, tarif cukainya jadi Rp 565 per batang

– SPM IIB naik18,1 persen, tarif cukainya jadi Rp 555 per batang

Sementara untuk golongan SKT IA, SKT IB, SKT II, dan SKT III tidak ada kenaikan sama sekali atau 0 persen.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.